Alhamdulillah! Meski Efisiensi Anggaran, Bansos di Kendal Dipastikan Cair

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

SUARAMUDA, KENDAL – Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Kendal tidak akan terganggu kebijakan efisiensi anggaran.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kendal, Muntoha, pada Senin, 17 Maret 2025 lalu, seperti dilansir lingkarjateng.id.

“Kalau efisiensi ini bantuan Insyaallah akan tetap kita jalankan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga menyebut telah melakukan pendataan terkait sasaran penerima bantuan yang ada di Kabupaten Kendal.

“Untuk yang dari kabupaten itu kan ada beberapa bantuan seperti tunjangan kematian, lalu DBHCHT itu kami masih menunggu, untuk sasarannya sudah kami siapkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ketua Koperasi Keluarga Pers Indonesia Dorong Sinergi untuk Kesejahteraan Wartawan dan Penyatuan Dekopin

Muntoha menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan terkait anggaran yang diperlukan dalam penyaluran bansos.

“Anggaran sudah disiapkan tinggal menunggu apakah akan disalurkan dalam waktu dekat ini atau menunggu info lebih lanjut. Insyaallah bantuan sosial kita akan usahakan,” jelasnya.

Pada 2025 ini, katanya, pihaknya telah melakukan pendataan sasaran penerima bansos dengan jumlah kurang lebih 7.000 sasaran.

“Pada tahun ini penerima ada sekitar 7.000 sasaran,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya akan melakukan penyaringan sehingga nantinya yang akan mendapatkan bantuan adalah warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga :  Kuatkan Posisi Jadi Lumbung Pangan Terbesar Indonesia, Jateng Tingkatkan Pengembangan Low Carbon Rice dengan 12 Negara Uni Eropa

“Dan jika Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) sudah ada peningkatan ekonomi akan dilakukan graduasi sesuai dengan arahan Kementerian Sosial,” lanjutnya.

Bahkan, kata Muntoha, saat ini pendamping PKH diberikan target untuk melakukan graduasi kepada 10 KPM PKH per tahun.

“Dan saat ini ada target kepada setiap pendamping PKH, minimal bisa melakukan graduasi 10 PKH per tahun,” pungkasnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB