Membanggakan! Dapat Scor Tertinggi, Kota Semarang Raih Penghargaan sebagai Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang belum lama ini meraih penghargaan sebagai Kota Pionir Pembangunan Inklusi Sosial.

Adalah Institute for Democracy and Peace (Setara Institute) bekerja sama dengan INKLUSI, yakni platform Kemitraan Indonesia-Australia, yang telah memberikan penghargaan tersebut.

“Bangga! Kota Semarang dinobatkan sebagai kota pionir pembangunan inklusi sosial oleh SETARA Institute, dengan scor 3,6 bersama dengan kota lain”, tulis caption pada akun IG @kesbangpolsemarangkota, yang diunggah pada 8 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian tersebut paling tidak menegaskan komitmen Pemkot Semarang dalam mengarusutamakan inklusi sosial dalam pembangunan.

Baca Juga :  Pebalap Asal Gunung Kidul Veda Ega Pratama Bertarung di Sirkuit Red Bull Rookies Cup Austria, Penasaran Hasilnya

Respon Wali Kota

Terpisah, Wali Kota (Walkot) Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi semua pihak yang berperan dalam mendorong dan mengawal penerapan inklusi sosial dalam perencanaan pembangunan, kebijakan daerah, serta program kerja.

“Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk semakin dekat mewujudkan visi Kota Semarang sebagai kota inklusif,” ujarnya dalam siaran pers, seperti dilansit Kompas.com, Jumat (14/3/2025).

Mbak Agustina juga menyampaikan terima kasih atas prestasi yang membanggakan ini.

Baca Juga :  Kota Semarang Kota Paling Toleran Ke-3 se-Indonesia, Selamat!

“Terima kasih. Ini adalah prestasi yang membanggakan. Keberhasilan ini merupakan bentuk pengakuan atas kualitas kinerja pemerintah dalam menjalankan tata kelola yang inklusif demi memenuhi hak-hak warga negara, sesuai dengan agenda pembangunan,” ujar Agustina.

Perlu diketahui, Kota Semarang memperoleh skor tertinggi, yaitu 3,6 atau sejajar dengan Kota Bandung, Kota Denpasar, Kota Padang, dan Jakarta Selatan.

“Pencapaian tersebut akan semakin mendorong Pemkot Semarang untuk terus mengintegrasikan prinsip inklusi sosial dalam setiap aspek pembangunan daerah, ” tutup Agustina. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB