Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-Tiongkok, Direktur Sino-Nusantara Institute Tekankan People-to-People Diplomacy

- Penulis

Minggu, 9 Maret 2025 - 01:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Sino-Nusantara Institute, A. Syaifuddin Zuhri/ sumber IG: @jejakzuhri

Direktur Sino-Nusantara Institute, A. Syaifuddin Zuhri/ sumber IG: @jejakzuhri

SUARAMUDA, BEIJING – Membangun hubungan antar masyarakat (people-to-people diplomacy) sangat penting dalam rangka memperkuat hubungan RI dan Tiongkok.

Hal itu dikatakan Direktur Sino-Nusantara Institute, A. Syaifuddin Zuhri dalam Seminar Nasional & Konferensi Cabang Istimewa IV yang digelar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok, Sabtu (8/3/2025).

Zuhri, panggilan karib A. Syaifuddin Zuhri tak menampik fenomena kerja sama ekonomi Indonesia-Tiongkok yang belakangan ini semakin erat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun dalam catatannya, ia menilai bahwa hubungan antar masyarakat kedua negara masih menghadapi banyak tantangan.

“Masih cukup banyak masyarakat Indonesia memiliki stereotip negatif terhadap Tiongkok, baik karena faktor sejarah maupun narasi yang berkembang di media, “ungkap Zuhri, yang pernah menyelesaikan S1 Hubungan Internasional Universitas Wahid Hasyim Semarang.

Baca Juga :  Ketika MK Menutup Pintu Pilkada via DPRD
Presiden RI Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping/ dok. istimewa

Secara gamblang, ia pun mengulas sejarah hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok yang telah mengalami pasang surut.

“Kedekatan Jakarta-Beijing pernah terbukti sangat romantis. Hubungan erat itu, terutama di era Presiden Soekarno, di masa Orde Lama,”ulasnya.

Namun alumni S2 Hubungan Internasional Nanchang Univesity Tiongkok itu menyebut hubungan Indonesia-China putus di era Orde Baru, hingga normalisasi di awal 1990-an.

“Paska reformasi, dimana kilas balik pembangunan ekonomi dan investasi mulai terbuka lebar maka hubungan Indonesia dan Tiongkok kembali terbangun, hingga sekarang, “ungkapnya.

Baca Juga :  Menteri Keuangan Kaget Liat Cukai Rokok: “Firaun Lu, Tinggi Banget!”

Dalam upaya turut serta mendorong terwujudnya kerja sama antarnegara, Zuhri yang saat ini mengajar pada FISIP UIN Walisongo Semarang itu mengajak organisasi seperti PCINU Tiongkok untuk menjadi jembatan dalam membangun pemahaman yang lebih baik melalui kerja sama akademik, pertukaran budaya, dan pendidikan.

Selain Zuhri, narasumber yang hadir dalam Seminar Nasional & Konferensi Cabang Istimewa IV bertajuk “Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT” antara lain Jurnalis Kompas, Iwan Santosa, dan Presiden NU Labor Confederation H. Irham Ali.

Adapun acara yang dikonsep hybrid itu dipandu Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta, Sarah Hajar Mahmudah, dan diikuti ratusan peserta. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB