“Maret Berkah”, Ramadhan 2025 dan Oase Perdamaian

- Penulis

Minggu, 2 Maret 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Pinterest

Ilustrasi: Pinterest

Oleh: Nashrul Mu’minin *) 

SUARAMUDA, SEMARANG — Bulan Maret 2025 bukan sekadar bulan biasa. Bagi umat Islam di seluruh dunia, Maret menjadi bulan yang dinanti-nanti karena menjadi gerbang menuju Ramadhan, bulan suci penuh berkah, ampunan, dan harapan.

Di tengah situasi dunia yang penuh dengan konflik dan ketegangan, Ramadhan hadir seperti oase perdamaian yang menyegarkan jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayangkan, satu bulan penuh di mana umat Islam berlomba-lomba dalam kebaikan, saling memaafkan, dan berdoa untuk perdamaian dunia.

Yuk, simak keistimewaan Ramadhan 2025 yang bikin bulan ini begitu spesial!

Allah SWT telah menjanjikan keutamaan Ramadhan dalam Al-Qur’an:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ

“Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).” (QS. Al-Baqarah: 185)

Ayat ini menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan istimewa karena Al-Qur’an, pedoman hidup umat Islam, pertama kali diturunkan di dalamnya.

Ini menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang penuh dengan keberkahan, kemuliaan, dan harapan untuk perdamaian.

Rasulullah SAW juga menegaskan keutamaan Ramadhan dalam sebuah hadis:

إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

Ketika Ramadhan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bayangkan, setan-setan dibelenggu! Ini artinya, godaan untuk berbuat maksiat berkurang, dan kita punya kesempatan lebih besar untuk meningkatkan ibadah dan menyebarkan perdamaian. Jadi, jangan sia-siakan momen ini, ya!

Ramadhan 2025: Bulan Perdamaian dan Harapan

Di tengah situasi dunia yang penuh dengan konflik, Ramadhan 2025 hadir sebagai bulan yang membawa harapan perdamaian.

Umat Islam di seluruh dunia akan bersatu dalam ibadah puasa, shalat tarawih, dan berdoa untuk kebaikan umat manusia. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ

Baca Juga :  Mengurai Perbedaan Pendapat Datangnya Malam Lailatul Qadar, Simak Di Sini!

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa perbedaan suku, bangsa, dan agama seharusnya menjadi sarana untuk saling mengenal dan bekerja sama, bukan untuk saling bermusuhan.

Ramadhan adalah momen yang tepat untuk memperkuat persaudaraan dan perdamaian.

Keberkahan Ramadhan yang Bikin Hidup Lebih Hidup

1. Pahala yang Dilipatgandakan
Di bulan Ramadhan, setiap amal ibadah dilipatgandakan pahalanya. Bahkan, ibadah sunnah di bulan ini pahalanya setara dengan ibadah wajib di bulan lain. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ تَقَرَّبَ فِيهِ بِخَصْلَةٍ مِنَ الْخَيْرِ كَانَ كَمَنْ أَدَّى فَرِيضَةً فِيمَا سِوَاهُ

“Barangsiapa yang mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan satu kebaikan di bulan Ramadhan, maka pahalanya seperti melakukan satu kewajiban di bulan lainnya.” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Jadi, ini saatnya kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Shalat sunnah, sedekah, tilawah Al-Qur’an, dan amal ibadah lainnya bisa kita maksimalkan.

2. Malam Lailatul Qadar
Salah satu malam paling istimewa di Ramadhan adalah Lailatul Qadar. Malam ini lebih baik dari seribu bulan! Allah SWT berfirman:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3)

Bayangkan, beribadah di malam ini sama seperti beribadah selama 83 tahun! Jadi, jangan lewatkan malam-malam terakhir Ramadhan untuk mencari Lailatul Qadar.

3. Bulan Penuh Ampunan
Ramadhan adalah bulan pengampunan dosa. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ini kesempatan emas untuk memulai lembaran baru. Yuk, perbanyak istighfar dan taubat!

Baca Juga :  Membangun Budaya Komunikasi Terbuka di Sekolah

4. Doa Mustajab
Di bulan Ramadhan, doa-doa kita lebih mudah dikabulkan. Rasulullah SAW bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ

“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka.” (HR. Tirmidzi)

Jadi, manfaatkan waktu berbuka dan sahur untuk berdoa. Siapa tahu, doa kita langsung dijawab oleh Allah SWT!

5. Bulan Solidaritas Sosial
Ramadhan juga mengajarkan kita untuk peduli pada sesama. Zakat fitrah dan sedekah menjadi sarana untuk membantu mereka yang kurang mampu. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ

Barangsiapa yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR. Tirmidzi)

Jadi, jangan ragu untuk berbagi, ya!

Tips Menyambut Ramadhan dengan Semangat

1. Persiapan Mental dan Spiritual
Mulailah dengan memperbanyak ibadah sunnah seperti shalat tahajud, puasa sunnah, dan tilawah Al-Qur’an sebelum Ramadhan tiba.

2. Buat Target Ibadah
Tentukan target ibadah selama Ramadhan, seperti khatam Al-Qur’an, shalat tarawih setiap malam, atau sedekah harian.

3. Jaga Kesehatan
Pastikan tubuh kita sehat dan bugar agar bisa maksimal dalam beribadah. Perbanyak konsumsi air putih saat sahur dan berbuka.

4. Hindari Hal yang Mengurangi Pahala
Jauhi ghibah, dusta, dan perbuatan sia-sia yang bisa mengurangi pahala puasa kita.

Ramadhan 2025 adalah bulan yang penuh dengan keberkahan, ampunan, dan harapan untuk perdamaian dunia.

Di tengah situasi dunia yang penuh dengan konflik, mari kita jadikan Ramadhan sebagai momen untuk memperkuat persaudaraan, saling memaafkan, dan berdoa untuk kebaikan umat manusia.

Seperti kata pepatah, “Ramadhan datang hanya setahun sekali, jadi manfaatkan sebaik-baiknya!” (Red)

*) Nashrul Mu’minin, Content Writer, tinggal di Yogyakarta

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita
Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum
Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata
Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal
Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital
Pengaruh Nilai Guna Marjinal terhadap Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian
Ekonomi Digital dan Masa Depan Bisnis di Era E-Commerce
Pasar Tidak Pernah Benar-Benar Bebas: Memahami Monopoli hingga Oligopsoni dalam Realitas Ekonomi Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:25 WIB

Ketika Jas Putih Ikut Berdarah, Kematian dr. Icha dan Cermin Buram Empati Kita

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:34 WIB

Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:23 WIB

Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:34 WIB

Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital

Berita Terbaru