Perayaan 23 Februari Bagi Rakyat Rusia, Mengapa Penting?

- Penulis

Senin, 24 Februari 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: perayaan Hari Pembela Tanah Air (Defender of the Fatherland Day) Rusia yang digelar tiap tanggal 23 Februari/ Amy Maulana

POV: perayaan Hari Pembela Tanah Air (Defender of the Fatherland Day) Rusia yang digelar tiap tanggal 23 Februari/ Amy Maulana

SUARAMUDA, MOSKOW – Setiap tanggal 23 Februari, Rakyat Rusia merayakan Hari Pembela Tanah Air (Defender of the Fatherland Day), yakni salah satu hari penting dalam kalender nasional Rusia.

Perayaan ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan penghormatan terhadap militer dan perlindungan tanah air Rusia.

Momen 23 Februari mengingatkan rakyat Rusia akan pengorbanan para prajurit dan pahlawan yang telah membela tanah air mereka sepanjang sejarah, termasuk selama Perang Dunia II (Perang Patriotik Raya) yang sangat penting bagi identitas nasional Rusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

POV: perayaan Hari Pembela Tanah Air (Defender of the Fatherland Day) Rusia yang digelar tiap tanggal 23 Februari/ Amy Maulana

Selain menghormati militer, hari itu juga memberikan penghargaan kepada pria sebagai pelindung keluarga dan masyarakat. Ini mencerminkan nilai-nilai tradisional dalam budaya Rusia.

Hari Pembela Tanah Air menjadi simbol kebanggaan nasional bagi Rusia. Ini memperkuat rasa persatuan dan patriotisme di kalangan masyarakat.

Bagi banyak orang Rusia, tanggal 23 Februari adalah kesempatan untuk mengingat dan menghormati veteran perang yang telah berjuang demi negara mereka.

Baca Juga :  23 Februari vs 10 November: Menilik Dua Tradisi Kepahlawanan di Rusia dan Indonesia

Bagaimana rakyat Rusia merayakan perayaan ini?

Di tingkat keluarga, Hari Pembela Tanah Air sering dirayakan dengan memberikan hadiah kecil kepada pria, seperti kartu ucapan, parfum, alat cukur, atau barang-barang praktis lainnya.

Wanita memberikan ucapan selamat kepada suami, ayah, saudara laki-laki, dan teman pria mereka sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka sebagai pelindung.

Banyak organisasi dan institusi memberikan hadiah atau penghargaan kepada mereka yang berjasa dalam membela negara.

POV: perayaan Hari Pembela Tanah Air (Defender of the Fatherland Day) Rusia yang digelar tiap tanggal 23 Februari/ Amy Maulana

Para veteran perang dan personel militer aktif juga diberikan penghormatan khusus pada hari itu.

Pemerintah Rusia mengadakan berbagai upacara resmi, termasuk peletakan karangan bunga di makam pahlawan tak dikenal dan monumen-monumen perang lainnya.

Parade militer kecil juga seringkali diadakan di beberapa kota besar di negara itu.

Sejarah Hari Pembela Tanah Air Rusia

Hari Pembela Tanah Air pertama kali dirayakan pada tahun 1922 di Uni Soviet.

Baca Juga :  PM Israel Netanyahu Isyaratkan Palestina Berdiri di Arab Saudi: Konyol!

Awalnya, tanggal ini diperingati sebagai “Hari Tentara Merah” untuk menghormati pembentukan Tentara Merah Soviet (Red Army) pada tahun 1918 selama Perang Saudara Rusia.

Tanggal 23 Februari dipilih karena dianggap sebagai hari kemenangan Tentara Merah atas pasukan Jerman selama Perang Dunia I.

Setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, perayaan ini tetap dilanjutkan di Rusia dan diberi nama baru, yaitu “Hari Pembela Tanah Air.”

Momen 23 Februari tidak hanya menghormati militer, tetapi juga semua pria yang dianggap sebagai pelindung keluarga dan tanah air.

Hari itu kemudian berkembang menjadi perayaan nasional untuk menghormati kontribusi semua pria Rusia, baik yang pernah bertugas dalam militer maupun tidak.

Momen 23 Februari adalah hari untuk menghargai peran pria sebagai pelindung keluarga, masyarakat, dan negara.

Bagaimana dengan Indonesia? (Red/ Penulis; Amy Maulana)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB