ISHARI NU: Merawat Tradisi, Meneguhkan Spiritualitas

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Fahrizal Rahman

Ilustrasi: Fahrizal Rahman

Oleh : Fahrizal Rahman*)

SUARAMUDA, SEMARANG – ISHARI (Ikatan Seni Hadrah Indonesia) NU bukan sekadar komunitas seni sholawat dan hadrah, tetapi juga sebuah tradisi spiritual yang telah mengakar dalam kehidupan umat Islam di Nusantara.

Lebih dari itu, ISHARI adalah warisan budaya yang menjadi bagian dari perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak sebelum kemerdekaan, ISHARI telah hadir bukan hanya sebagai wadah kesenian, tetapi juga sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme.

Seni hadrah yang dilantunkan bukan semata-mata hiburan, melainkan ekspresi kecintaan kepada Rasulullah SAW dan bentuk nyata dari penguatan spiritual umat.

Dalam perjalanan sejarahnya, ISHARI memiliki peran penting dalam membangun umat yang maslahat.

Peran ini terwujud dalam berbagai aspek, salah satunya adalah sebagai benteng spiritualitas yang memperkuat mahabbah kepada Rasulullah SAW.

Lantunan sholawat dan gerakan hadrah bukan hanya menjadi ekspresi keagamaan, tetapi juga menjadi terapi spiritual yang menghubungkan pengamalnya dengan keteladanan Nabi.

Dalam kehidupan modern yang semakin dipenuhi hiruk-pikuk materialisme, ISHARI hadir sebagai oase yang menenangkan, tempat di mana umat dapat merasakan kembali ketenangan hati dan kedekatan dengan nilai-nilai Islam.

Selain menjadi benteng spiritual, ISHARI juga memainkan peran besar dalam membangun solidaritas sosial. Dengan ribuan anggota yang tersebar di berbagai daerah, ISHARI memiliki potensi besar untuk memperkuat persaudaraan dan kesejahteraan umat.

Baca Juga :  Tubuh, Pekerjaan, dan Pilihan: Perempuan Jawa dalam Cengkeraman Patriarki dan Kapitalisme

Dalam banyak komunitas, ISHARI tidak hanya menjadi ajang berkumpul untuk bersholawat, tetapi juga wadah untuk membangun kemandirian ekonomi berbasis jamaah.

Jika kekuatan besar ini dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin ISHARI akan menjadi pilar penting dalam mendukung kesejahteraan umat melalui usaha-usaha kolektif yang berbasis komunitas.

Keunikan lain dari ISHARI adalah seni hadrah yang dimainkan dengan penuh kebersamaan. Tidak ada sekadar penonton dalam sebuah majelis ISHARI.

Setiap individu memiliki peran—ada yang melantunkan sholawat, ada yang menabuh rebana, dan ada yang memimpin hadrah.

Hal ini menciptakan harmoni dalam kebersamaan, di mana setiap orang merasa memiliki bagian dalam perjalanan spiritual ini.

Seni yang diwariskan ISHARI bukan sekadar estetika, tetapi juga pembelajaran tentang disiplin, kesabaran, dan penghormatan kepada tradisi.

Namun, di tengah arus modernisasi, ISHARI menghadapi tantangan besar, terutama dalam merangkul generasi muda.

Ada anggapan bahwa ISHARI lebih banyak diminati oleh kalangan tua, sementara anak muda kurang tertarik.

Padahal, jika dilihat lebih dalam, ISHARI memiliki daya tarik yang luar biasa bagi mereka yang ingin menemukan makna spiritual dalam seni dan kebersamaan.

Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk lebih membuka ruang bagi generasi muda agar mereka bisa terlibat secara aktif.

Baca Juga :  Jalur Berliku Perjalanan Gus Nung Maju Pilbup Jepara 2024 (Bagian 1)

Dokumentasi dan kajian ilmiah tentang amaliah ISHARI juga harus diperkuat, sehingga masyarakat luas memahami bahwa di balik setiap gerakan dan lantunan sholawat, terdapat nilai-nilai filosofis dan spiritual yang mendalam.

Dinamika organisasi juga menjadi faktor penting dalam menjaga eksistensi ISHARI. Sebagai bagian dari NU, ISHARI tidak boleh menjadi entitas yang statis.

Regenerasi harus terus berjalan, jejaring harus diperluas, dan sistem manajemen harus semakin modern tanpa meninggalkan akar tradisionalnya.

Para pengurus memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlanjutan organisasi ini dengan tetap mengedepankan keikhlasan, amanah, dan istiqamah.

Pada akhirnya, ISHARI bukan hanya tentang hadrah dan sholawat. Ini adalah warisan spiritual yang telah dijaga oleh para ulama dan wali, sebuah manifestasi cinta kepada Rasulullah, serta tradisi yang harus terus dirawat.

Jika hari ini kita masih dapat menikmati lantunan sholawat dan gerakan hadrah yang diwariskan oleh generasi terdahulu, maka sudah sepatutnya kita memastikan bahwa generasi mendatang tetap bisa merasakan keindahan yang sama.

ISHARI harus terus berkembang tanpa kehilangan akar sejarah dan spiritualitasnya. Sebab, di dalamnya ada doa, ada perjuangan, dan ada semangat untuk menjaga Islam Nusantara agar tetap hidup di hati umat. (Red)

*) Fahrizal Rahman, Kader Muda ISHARI NU Bangkalan

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum
Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata
Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal
Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital
Pengaruh Nilai Guna Marjinal terhadap Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian
Ekonomi Digital dan Masa Depan Bisnis di Era E-Commerce
Pasar Tidak Pernah Benar-Benar Bebas: Memahami Monopoli hingga Oligopsoni dalam Realitas Ekonomi Indonesia
Rencana Aksi Kendal: Menyuarakan Aspirasi atau Mengusung Kepentingan Politik?
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:34 WIB

Giliran Bayar Tak Boleh Telat, Giliran Listrik Mati Disuruh Maklum

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:23 WIB

Rupiah, Ekspor, dan Masa Depan Ekonomi Indonesia: Jangan Terjebak pada Angka Semata

Senin, 22 Juni 2026 - 17:22 WIB

Mencermati Dugaan Intervensi Politik di Balik Aksi Mahasiswa Kendal

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:34 WIB

Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial dan Alat Pengambilan Keputusan di Era Digital

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:16 WIB

Pengaruh Nilai Guna Marjinal terhadap Perilaku Konsumen dan Keputusan Pembelian

Berita Terbaru