PCNU Pakistan Gelar Tasyakuran dan Peringatan Isra’ Mi’raj sebagai Pembuka Harlah NU ke-102

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi foto bersama usai tasyakuran hari lahir Nahdhatul Ulama ke-102 dan peringatan Isra’ Mi’raj oleh PCINU Pakistan pada Senin 27 Januari 2025

Sesi foto bersama usai tasyakuran hari lahir Nahdhatul Ulama ke-102 dan peringatan Isra’ Mi’raj oleh PCINU Pakistan pada Senin 27 Januari 2025

SUARAMUDA, ISLAMABAD — PCINU Pakistan belum lama ini sukses menyelenggarakan acara peringatan tasyakuran hari lahir Nahdhatul Ulama ke-102 dan peringatan Isra’ Mi’raj pada Senin 27 Januari 2025.

Acara tersebut dihadiri KUAI KBRI Islamabad Rahmat Hindiarta Kusuma selaku serta ustadz Wahyudi, yakni mahasiswa S3 International Islamic university of Islamabad (IIUI) Pakistan.

Dibuka dengan lantunan shalawat oleh Muhsin Al Fatih, para peserta kemudian mengikuti pemaparan materi tentang NU dan Fleksibilitas dalam Islam oleh KUAI KBRI Islamabad Rahmat Hindiarta Kusuma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Rahmat Hindiarta menjelaskan bahwa NU menunjukkan fleksibilitas dalam penerapan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), terutama dengan mengutamakan pendekatan Asy’ariyah dan Maturidiyah.

Baca Juga :  Netanyahu dan Kebijakan Kontroversial: Israel Dianggap Abaikan Hukum Internasional dan Perluas Konflik di Timur Tengah

“NU juga mengakui mazhab-mazhab fiqih, dan fleksibilitas ini menjadi bukti bahwa NU mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman tanpa meninggalkan prinsip, “paparnya.

Sesi foto bersama usai tasyakuran hari lahir Nahdhatul Ulama ke-102 dan peringatan Isra’ Mi’raj oleh PCINU Pakistan pada Senin 27 Januari 2025

Strategi ulama Indonesia, dikatakan, harus selalu mengarah pada visi jangka panjang agar dapat menghadapi tantangan masa depan umat.

Sementara itu, ustadz Wahyudi yang bertindak sebagai narasumber kedua menyinggung esensi peringatan Isra Mi’raj.

“Isra’ Mi’raj adalah peristiwa nyata dengan ruh dan jasad Nabi, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an (Surat Al-Isra dan An-Najm), ” ungkapnya.

Ustadz Wahyudi kemudian mengidentifikasi beberapa pelajaran yang bisa diambil dari peristiwa Isra’ Mi’rajraj, sebagai berikut.

1. Kewajiban shalat sebagai bentuk kedekatan ruh dan jasad kepada Allah.
2. Kasih sayang Allah dan Rasulullah melalui keringanan shalat dan rahmat yang luas
3. Adalatu Shahabah (Keadilan Para Sahabat)
Sayyidina Abu Bakar As-Shiddiq, yang percaya kepada peristiwa Isra Mi’raj karena keimanannya yang kuat.

Baca Juga :  Konfercabis PCINU Pakistan ke-17 Digelar di Tengah Krisis Politik, Duet Avien Zakaria-Rizki Jundi Sah Pimpin PCINU Pakistan

Mengenalkan Majalah an-Nadwa

Usai pemaparan teori, panitia kemudian meluncurkan Majalah NU, An-Nadwa (volume 3) yang dipandu langsung oleh tim redaksi, Handika.

Dalam peluncuran itu, Handika mengungkapkan terima kasih atas terbitnya majalah terbarunya, yang mengusung tema besar: “Eksistensi Santri: Bertradisi di Era Modern”.

Untuk diketahui, An- Nadwa merupakan salah satu bagian dari PCINU Pakistan yang bertugas dalam bidang literasi dan dakwah. (Red)

Reporter : Suci Zuhri

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB