Game Over! Pemberontak Berhasil Kuasai Suriah, Rezim Assad Berakhir

- Penulis

Minggu, 8 Desember 2024 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Banyak media memberitakan, pemerintahan Suriah di bawah rezim Bashar Al Assad telah berakhir.

Hal ini menyusul aksi pemberontak yang sukses menduduki sejumlah besar wilayah, termasuk ibu kota Damaskus pada Minggu (8/12/2024).

Dikutip dari Reuters, seorang personel militer Suriah mengatakan pengumuman itu diutarakan oleh komandan militernya, tak lama setelah para pemberontak mendeklarasikan bahwa rezim Assad telah berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah 50 tahun penindasan di bawah pemerintahan Baath dan 13 tahun kejahatan, tirani, serta pengungsian, dan setelah perjuangan panjang melawan segala bentuk kekuatan pendudukan, kami mengumumkan hari ini, 8 Desember 2024, berakhirnya era kelam itu dan dimulainya era baru bagi Suriah,” kata para pemberontak dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Al Jazeera

Baca Juga :  Bukan Kamala Harris, Pemenang Pemilu AS Adalah Donald Trump!

Pemberontak mengumumkan bahwa mereka telah berhasil “merebut” dan menduduki ibu kota Damaskus, dan Presiden Assad telah keluar dari Suriah.

“Kami mengumumkan akhir dari era kegelapan dan dimulainya era baru Suriah. Di era baru Suriah, semua orang berdampingan dengan damai, keadilan ditegakkan, dan kebenaran ditetapkan,” bunyi pernyataan pemberontak, seperti dilansir CNN.

“Dari segi militer, Damaskus telah jatuh,” kata seorang sumber yang mengetahui kemajuan pemberontak itu.

Baca Juga :  PCINU Suriah Sukses Gelar Webinar Hari Santri Bertema “Moderat dalam Berprinsip, Rabbaniyah dalam Berperilaku”

Sumber tersebut bahkan menuturkan unit pengintaian telah memasuki Damaskus semalam dan mencari Presiden Bashar Al Assad selama 24 jam terakhir, namun tidak berhasil menemukannya.

Operasi pemberontak khusus juga disebut telah memasuki Damaskus dan mengambil posisi-posisi kunci di “tempat-tempat strategis.”

Pemberontak mengatakan mereka sedang berkomunikasi dengan elemen-elemen senior rezim Assad yang sedang mempertimbangkan untuk membelot.

Sementara itu, Presiden Assad tak lama dikabarkan telah meninggalkan Suriah menggunakan pesawat ke lokasi yang belum diketahui. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!
Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia
Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?
Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik
Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik
Menperin RI Gelar Rangkaian Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 dengan Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Tatarstan
Kerennya China! Sudah Tanam 66 Miliar Pohon, Pertumbuhannya Malah Ngebut Kalahkan Hutan Alami
PM India Narendra Modi Sambangi Indonesia Pekan Depan, Temui Prabowo dan Kunjungi Yogyakarta
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:38 WIB

Selamat! Akhirnya Spanyol Juara!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:02 WIB

Ambisi Inggris di Arktika: Tantangan dari Skotlandia dan Risiko bagi Skandinavia

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:58 WIB

Wow! China Resmi Tanam Chip Otak Komersial Pertama di Dunia, Siap Saingi Neuralink Elon Musk?

Sabtu, 11 Juli 2026 - 10:37 WIB

Indonesia dan Armenia Perkuat Kemitraan Industri di Tengah Peringatan 34 Tahun Hubungan Diplomatik

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:50 WIB

Arktik sebagai Medan Perang Baru: Ketika Isu Lingkungan Jadi Alat Geopolitik

Berita Terbaru