Media Massa dan Parlemen Modern: Pilar Demokrasi di Era Digital

- Penulis

Selasa, 10 Desember 2024 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, SUARAMUDA
Media massa memegang peran strategis dalam memperkuat demokrasi dan mendukung parlemen modern di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Dadang Somantri, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Sinergi Lembaga Legislatif dan Media Massa untuk Penguatan Demokrasi dan Parlemen Modern di Soeboer Kitchen, Semarang, Selasa, 10/12/2024.

Dadang menegaskan, media massa tetap menjadi pilar utama dalam pembangunan melalui konsep pentahelix. Ia menyebut media massa sebagai jembatan informasi yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat, membantu pemerintahan mencapai setiap sudut komunitas.

“Kita tidak bisa meninggalkan media massa. Perannya sebagai penyampai informasi yang akurat dan terpercaya sangat dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat luas,” ungkapnya.

Namun, Dadang juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi media massa, terutama di era dominasi media sosial yang sering kali menyebarkan informasi tidak akurat.

“Media massa harus menjadi penyeimbang, meluruskan informasi yang keliru, dan tetap berpedoman pada fakta,” tambahnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng, Amir Machmud, menyoroti pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan media massa. Ia menilai, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menghadapi perkembangan media digital yang sangat cepat.

“Legislatif dan media massa perlu bekerja bersama untuk memperkuat demokrasi dan menciptakan ruang diskusi yang sehat di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Doktor Lintang Ratri Rahmaji, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro, menegaskan bahwa media massa harus tetap menjadi tolok ukur kebenaran informasi, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.

Ia juga mendorong parlemen untuk lebih melibatkan masyarakat, termasuk media, dalam merumuskan kebijakan.

“Transparansi dan keterlibatan publik menjadi esensi dalam membangun kepercayaan. Media massa adalah mitra strategis yang harus dilibatkan dalam setiap kebijakan,” katanya.

Baca Juga :  Jambore Nasional LPBI PBNU Zona II di Curug Sewu Kendal Resmi Dibuka
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB