PCINU Suriah Sukses Gelar Webinar Hari Santri Bertema “Moderat dalam Berprinsip, Rabbaniyah dalam Berperilaku”

- Penulis

Jumat, 1 November 2024 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, DAMASKUS, SURIAH — Dalam semangat Hari Santri Nasional, PCINU Suriah menggelar webinar dengan tema “Moderat dalam Berprinsip, Rabbaniyah dalam Berperilaku” pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Acara yang diadakan secara daring melalui Zoom dan disiarkan langsung di kanal YouTube Langitan TV ini berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 16.30 Waktu Suriah atau pukul 19.00 hingga 20.30 WIB.

Webinar ini menarik antusiasme besar dari peserta yang terdiri dari para santri dan masyarakat umum yang bergabung untuk memperingati momen penuh makna ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober ini menjadi simbol perjuangan dan dedikasi santri dalam membela bangsa dan agama.

PCINU Suriah menyelenggarakan acara ini sebagai apresiasi terhadap kontribusi santri dalam mempertahankan nilai-nilai luhur Keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Webinar peringatan Hari Santri Nasional oleh PCINU Suriah, Kamis, 31 Oktober 2024

Melalui tema yang diusung, “Moderat dalam Berprinsip, Rabbaniyah dalam Berperilaku,” PCINU Suriah mengajak para santri untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara prinsip keagamaan dan kehidupan sosial, serta mengedepankan nilai-nilai moderasi dalam menghadapi perbedaan dan tantangan zaman.

Acara ini dibuka oleh moderator, Achmad Darnafis Ladduny, yang merupakan anggota LDNU PCINU Suriah. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mujahid Zinky, yang mengawali suasana penuh hikmah dan khidmat.

Baca Juga :  Kunjungan Wapres Gibran ke Waduk Rowo Jombor: Tebar Benih Ikan Hingga Bicara Potensi Pengembangan Wisata

Ketua PCINU Suriah, Iskandar Dzulkarnain, turut menyampaikan sambutannya dengan mengingatkan esensi Hari Santri. “Hari Santri tidak hanya diperingati dengan acara euforia semata, tetapi menjadi momen untuk menanamkan kembali spirit dan nilai-nilai perjuangan santri,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya mengingat Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang digagas oleh Hadratus Syekh Hasyim Asy’ari, sebagai panggilan untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.

Webinar ini menghadirkan narasumber utama Syekh Dr. Abdussalam Rojih, seorang ulama terkemuka dan Wakil Rektor Mujamma’ Syekh Ahmad Kaftaro di Universitas Biladus-Syam, Damaskus.

Dalam pemaparannya, Syekh Abdussalam menekankan perlunya prinsip moderasi dalam menghadapi ekstrimisme yang tak terhindarkan di dunia.

“Cara kita berinteraksi dengan mereka yang berbeda adalah dengan sikap yang moderat, lemah lembut, dan menggunakan kata-kata yang baik, atau ‘mau’idzoh hasanah’, “jelasnya, seraya disambut dengan perhatian penuh dari para peserta.

PCINU Suriah juga memberikan fasilitas penerjemah untuk mendukung peserta yang tidak menggunakan bahasa Arab, yang kali ini dipandu oleh Fajrul Izzat Rusydi, anggota Syuriah PCINU Suriah. Hal ini mendapat apresiasi positif dari para peserta yang merasa lebih terbantu dalam memahami materi yang disampaikan.

Baca Juga :  Pendapatan Solo Jeblok di Akhir Wali Kota Gibran, Terus Gimana Dong?
Webinar peringatan Hari Santri Nasional oleh PCINU Suriah, Kamis, 31 Oktober 2024

Acara yang dihadiri 72 peserta di Zoom ini juga disaksikan oleh puluhan pemirsa di kanal Langitan TV. Selain itu, webinar ini merupakan yang pertama dari rangkaian empat webinar menuju puncak perayaan Hari Santri Nasional pada 15 November 2024.

Melalui kegiatan ini, PCINU Suriah juga bertujuan untuk memperkenalkan para ‘masyayikh’ Suriah kepada masyarakat Indonesia, serta menghubungkan para santri dengan isu-isu kritis nasional yang memiliki keterkaitan dengan dinamika diskursus internasional, dengan visi besar Indonesia Emas 2045.

Sebagai penutup acara, Syekh Dr. Abdussalam Rojih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya webinar ini dan berharap agar Nahdlatul Ulama (NU) terus menjadi wadah bagi santri-santri yang nantinya akan menjadi ulama-ulama besar yang mampu menciptakan Indonesia yang ‘baldatun thoyyibatun wa robbun ghofuur’.

Di akhir sesi, ia mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 2024, dengan doa agar spirit Hari Santri tetap hidup dalam hati setiap santri dan umat Muslim. (Red)

Penulis: Muhammad Setia, Nahdliyin PCINU Suriah

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:53 WIB

GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:28 WIB

Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan

Berita Terbaru