Peringati Hari Santri Nasional 2024, Pj Sekda dan Forkopimda Kendal Ziarahi Makam Para Ulama

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KENDAL – Dalam rangka memperingati Hari Santri 2024, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Agus Dwi Lestari, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah tokoh agama melaksanakan ziarah ke makam ulama-ulama besar di Kabupaten Kendal, Senin (21/10/2024).

Kegiatan ziarah ini telah menjadi tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan sebagai salah satu bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kendal.

Ziarah makam dimulai dari makam Sunan Abinowo di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon. Sunan Abinowo dikenal sebagai salah satu tokoh yang berjasa dalam penyebaran agama Islam di wilayah Kendal.

Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke makam Sunan Kyai Guru atau KH Hasyim Asy’ari yang berada di Desa Protomulyo, Kaliwungu Selatan. KH Hasyim Asy’ari merupakan salah satu ulama besar yang perannya sangat penting dalam pendidikan agama di Kendal. Terakhir, mereka mengunjungi makam Wali Gembyang di Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kendal, yang juga merupakan salah satu makam keramat yang sering diziarahi masyarakat.

Agus Dwi Lestari menyampaikan bahwa ziarah makam ini merupakan wujud penghormatan kepada para ulama yang telah berperan besar dalam penyebaran ajaran Islam dan pembentukan karakter masyarakat Kendal.

“Kami berziarah untuk mengenang jasa para ulama dan tokoh agama yang telah mendahului kita. Mereka adalah sosok-sosok yang berjasa dalam membangun pondasi agama di wilayah ini,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momen refleksi bagi generasi muda, terutama para santri, agar dapat terus mengamalkan ajaran yang telah ditanamkan oleh para ulama terdahulu.

Dirinya menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan yang telah diwariskan oleh para ulama sebagai panduan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ziarah ini juga sebagai pengingat bagi kita semua untuk selalu meneladani akhlak mulia yang diajarkan oleh para ulama, dan berkomitmen menjaga warisan mereka,” tambahnya.

Ziarah yang dihadiri oleh para pejabat daerah ini turut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak warga yang ikut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan tingginya rasa hormat mereka terhadap para ulama yang telah berkontribusi dalam membentuk identitas spiritual dan sosial masyarakat Kendal. Selain itu, ziarah ini menjadi salah satu cara mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.

Tidak hanya sebagai kegiatan simbolis, ziarah ke makam para ulama juga dianggap sebagai upaya melestarikan tradisi keagamaan yang telah berjalan sejak lama. Dalam tradisi Islam di Indonesia, ziarah ke makam para wali dan ulama merupakan bentuk penghormatan serta harapan untuk mendapatkan berkah dari perjuangan mereka dalam menyebarkan ajaran Islam. Kegiatan seperti ini juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

Dengan kegiatan ini, peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Kendal tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mengingat dan meneladani perjuangan para ulama dalam membentuk identitas keagamaan dan kebangsaan. Pemerintah Kabupaten Kendal berharap agar semangat para ulama terus menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat, terutama para santri, untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan dan memperkuat persatuan di tengah kemajemukan.

Secara keseluruhan, ziarah ini menjadi salah satu kegiatan utama dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional di Kendal, yang tidak hanya bersifat religius, tetapi juga sebagai upaya memperkuat hubungan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Jangan Mie Instan Melulu Guys. Ini Rekomendasi Makanan Tepat dan Bergizi untuk Bantuan Bencana
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB