‘Sowan’ ke PGRI Jateng, Luthfi-Yasin Siap Rangkul Guru untuk Perbaiki Pendidikan Jawa Tengah

- Penulis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KOTA SEMARANG — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah nomor urut 2, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), berkomitmen merangkul Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah dalam menghadapi tantangan pendidikan di provinsi ini.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kunjungan silaturahmi mereka ke PGRI Jateng di Komplek Kampus UPGRIS, Semarang, Kamis (17/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Luthfi dan Gus Yasin diterima dengan hangat oleh seluruh pengurus PGRI Jateng, yang mengoordinasi cabang hingga tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PGRI Jateng menyampaikan berbagai keluhan terkait kebijakan pendidikan yang kurang mendapat perhatian selama satu dekade terakhir dari pemerintah provinsi.

“Kami mohon doa restu dari PGRI, agar nantinya kami bisa mengemban amanah ini dan duduk bersama mencari solusi terbaik untuk pendidikan di Jawa Tengah, termasuk masalah terkait para guru,” ujar Ahmad Luthfi.

Gus Yasin yang mendampingi Ahmad Luthfi menekankan pentingnya peran PGRI sebagai mitra strategis dalam memecahkan persoalan pendidikan, khususnya pengangkatan guru honorer, distribusi tenaga pengajar, hingga soal anggaran pendidikan.

Baca Juga :  Debat Publik Pilbub Toba Berjalan Lancar, Pjs Bupati Toba Apresiasi KPUD dan Ketiga Paslon

“Masalah seperti pengangkatan guru honorer dan distribusi guru harus dibahas bersama PGRI, karena mereka adalah pihak yang paling memahami persoalan di lapangan. Kita butuh pendekatan yang lebih kolaboratif dalam menyelesaikan ini,” jelas Gus Yasin.

Ia juga menyinggung soal kendala pengangkatan guru honorer yang selama ini terhambat oleh miskomunikasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Meski sempat dicanangkan 10.000 guru honorer diangkat menjadi PPPK, anggaran yang tidak memadai menyebabkan sebagian besar beban dialihkan ke pemerintah daerah.

Saat ini, masih ada sekitar 4.000 guru honorer yang belum diangkat, dan menurut Gus Yasin, hal ini harus menjadi prioritas ke depan.

Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi, S.H., M.Hum, mengungkapkan bahwa PGRI Jateng yang beranggotakan sekitar 250.000 guru sebenarnya tidak pernah meminta bantuan pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Sambut Ramadan, Dugderan Semarang Siap Tancap Gas!

Menurutnya, PGRI Jateng mampu mandiri secara finansial melalui berbagai kegiatan usaha.

“Kami tidak meminta bantuan, karena kami mampu membiayai kebutuhan sendiri. Yang kami harapkan hanyalah keterlibatan dalam diskusi kebijakan pendidikan. Selama ini, PGRI sering ditinggalkan,” ujar Muhdi yang juga baru dilantik sebagai anggota DPD RI menggantikan Gus Yasin.

Muhdi menambahkan bahwa dirinya secara pribadi berterima kasih kepada pasangan Luthfi-Yasin. Dengan bergabungnya Gus Yasin sebagai calon Wakil Gubernur, Muhdi mendapat kesempatan untuk duduk sebagai anggota DPD RI.

“Untung Gus Yasin digandeng oleh Pak Ahmad Luthfi, jadi saya bisa dilantik menjadi anggota DPD,” canda Muhdi, yang disambut tepuk tangan dari para hadirin.

Paslon nomor urut 2 ini semakin menguatkan posisi mereka dalam Pilkada Jawa Tengah 2024 dengan merangkul PGRI, sebuah langkah strategis untuk memperbaiki sistem pendidikan di provinsi tersebut. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Demi Rp5,3 Triliun, Perut Gunung Ungaran Mau Dibongkar: Dapat Listrik atau Cuma Lubang?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB