Konstruksi Pipa Gas Bumi Cisem 2 Resmi Dimulai, Kata Bahlil Bisa Layani Industri dan Rumah Tangga

- Penulis

Selasa, 1 Oktober 2024 - 00:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, BATANG — Selain distribusi gas bagi industri, nantinya saluran itu juga bisa menyuplai kebutuhan gas rumah tangga bagi masyarakat sekitar. Demikian dikatakan Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia saat pengelasan perdana pipa transisi gas bumi Cisem 2 di KIT Batang, Senin (30/9/2024).

Didampingi penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Menteri Bahlil mengatakan, pipa transisi gas bumi Cisem 2 merupakan jaringan yang menghubungkan ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur, sejauh 245 km.

“Gas jaringan itu bersumber dari Lapangan Jambaran Tiung Biru-Jatim, yang kemudian tersambung ke jaringan Cisem 1 Semarang-Batang, ” kata Bahlil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan masuknya jaringan pipa gas tersebut, harga gas untuk industri diharap semakin terjangkau.

“Kawasan Industri Terpadu Batang didesain punya keunggulan sendiri. Salah satunya bagaimana jaringan gas bisa masuk dengan harga terjangkau. Ini kita ambil dari Tiung Biru-Jatim. Nah dari Jawa Timur nanti bisa masuk sampai ke Cirebon. Semarang-Batang hingga Cirebon,” ujarnya, kepada pewarta, seusai pengelasan perdana.

Baca Juga :  BPKB Berubah Jadi Elektronik Mulai 2025, Apa Masih Bisa Buat Jaminan Hutang?

Bahlil mengatakan, pendanaan untuk jaringan tersebut berasal dari APBN tahun jamak. Nilai investasinya mencapai Rp2,7 triliun.

“Ini bisa jadi jaringan gas, jargas rumah tangga, supaya kita tak terganggu dengan LPG. Harganya jargas jauh lebih murah LPG. Dan tidak ada lagi orang mengatakan kita susah gas, elpiji 3 kilogram naik harga. Pemerintah sedang mendesain bagaimana saluran pipa ini sampai bisa ke rumah tangga,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komite BPH Migas Iwan Prasetya Adhi menjelaskan, untuk jaringan Cisem 1 (Semarang-Batang) telah rampung dikerjakan. Kini, jaringan pipa tersebut telah menyalurkan gas ke beberapa industri pada kawasan khusus. Di antaranya industri makanan di kawasan ekonomi khusus Kendal, dan industri keramik di Batang.

Baca Juga :  Jawa Tengah Dilirik Lagi! Wanxinda Group Siapkan Investasi Rp1 Triliun di KIT Batang

“Ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat, bagi warga Batang, Kendal, pokoknya yang dilewati oleh pipa transmisi, bisa disambungkan ke pipa kecil nyambung ke masyarakat,” tuturnya.

Terkait harga, Iwan menyebut nantinya akan ditentukan oleh Perusahaan Gas Negara. Sementara, BPH Migas berwenang menentukan “Tol Fee” atau harga sewa tiap volume gas yang dialirkan.

“Kita dari sisi tol fee jelas jauh lebih murah, karena memang asetnya dibangun APBN. Beda kalau misal dari swasta,” urainya.

Direktur Utama KIT Batang Ngurah Wirawan, mengapresiasi pembangunan jaringan pipa transisi gas bumi Cisem 2. Menurutnya, hal itu akan menggaet lebih banyak investor untuk menanamkan modal di tempat tersebut.

“Ini meningkatkan keyakinan kita, bahwa suplai gas ke Batang tidak akan pernah surut, baik dari timur maupun dari barat,” ungkapnya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik
Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik
Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan
Lagi-Lagi, Pebalap Muda Indonesia Juara! Kiandra Ramadhipa Bikin Indonesia Raya Bergema di Jerman
Bagaimana Jika Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati Saja?
Ketika MK Menutup Pintu Pilkada via DPRD
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:39 WIB

GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:31 WIB

Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:47 WIB

Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik

Senin, 13 Juli 2026 - 18:05 WIB

Sambut HUT RI Ke-81, Karang Taruna Hilimbowo Sulap Lapangan A2CS Jadi Pusat Semangat Kebersamaan

Berita Terbaru