Fortifikasi Beras: Langkah Pemkab Brebes untuk Cegah Kasus Stunting

- Penulis

Rabu, 28 Agustus 2024 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Fortifikasi beras menjadi salah satu langkah yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Brebes untuk mencegah kasus stunting, di wilayah tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan, mewakili Penjabat (Pj) Bupati mengatakan, beras fortivit atau beras bervitamin mengandung sedikit karbohidrat, tetapi kaya akan kandungan mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, B3, B6, B12, asam folat, zat besi dan seng (Zn), sehingga sesuai dikonsumsi masyarakat. Terlebih, pemerintah gencar menerapkan program pencegahan stunting di Kabupaten Brebes.

“Nanti di dalam beras fortifikasi ini nanti kita eksekusi dalam rangka intervensi penanggulangan stunting. Sehingga kita sambut baik, hari ini kita FGD,” kata Djoko, pada acara Forum Group Discussion (FGD) di Grand Dian Hotel Brebes, Senin (26/08/2024).

Menurutnya, Bank Dunia dan ICARE tengah melihat potensi Brebes untuk mengemas beras lokal dengan beras fortifikasi. Selanjutnya, mereka bersama Pemkab Brebes akan mengamati kondisi rantai pasokan beras di Kecamatan Losari, Larangan dan Bantarkawung.

“Dari situ bisa dikembangkan termasuk rantai pasok, rice milling unit (mesin penggilingan padi) dan sebagainya, dengan harapan akan tersistem hingga menumbuhkan minat untuk beras fortifikasi,” ungkap Djoko.

Baca Juga :  SDN Leuwihalang Tasikmalaya 'Digeruduk' Paguyuban Orang Tua Siswa, Begini Cerita Sebenarnya!

Senada, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes, Furqon Amperawan, menjelaskan, beras yang diproduksi oleh para petani di Kabupaten Brebes akan ditambahkan unsur tertentu, agar menjadi beras fortivit.

“Nah, nanti beras tersebut akan ditambahkan unsur gizi tertentu seperi zinc yang bisa menangani stunting di Kabupaten Brebes,” tandasnya. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB