Jelang Konferwil Ansor Jateng di Solo, Gus Rozin: Dinamika Perlu, Tapi Harus Bermartabat

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 04:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Dinamika menjelang Konferensi Wilayah (Konferwil) Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah harusnya tetap dalam koridor aturan dalam organisasi.

Hal itu disampaikan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Pra-Konferwil PW GP Ansor Jawa Tengah di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo, Kamis (1/8/2024) kemarin.

Dalam pembukaan Pra-Konferwil, selain dihadiri Gus Rozin juga dihadiri Sekjend PP GP Ansor Rifqi Al Mubarok, Pengurus PP GP Ansor yang juga Sekretaris Korwil Jateng-DIY Ibnu Ngakil, jajaran pengurus PW GP Ansor Jateng serta Ketua dan Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten/Kota Se Jateng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun, Konferwil GP Ansor Jawa Tengah akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2024 mendatang di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Kota Semarang. Dalam Konferwil akan ditetapkan sejumlah program kerja strategis dan pemilihan ketua PW GP Ansor Jawa Tengah masa khidmat 2024-2028.

Gus Rozin mengatakan, apabila jelang Konferwil GP Ansor tidak ada dinamika maka kurang menantang. Begitupula, sudah ada mekanisme dalam pemilihan ketua di PW GP Ansor yakni dipilih secara terbuka oleh kader atau pimpinan pengurus di tingkat Pimpinan Cabang dan Pimpinan Anak Cabang.

Baca Juga :  Anies dan Ahok Bersatu, di 2025 Mau Bikin Kejutan Baru! Bakal Seru!?

“Kalau Ansor mau jadi ‘Ahwa’ ya jadi NU saja, maka dinamisasi perlu agar menghasilkan kader terbaik. Tapi tentu dengan cara-cara yang baik dan bermartabat. Proses yang baik akan menghasilkan hal yang baik,” ungkapnya.

Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin atau Gus Rozin, saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Pra-Konferwil PW GP Ansor Jawa Tengah di Kusuma Sahid Prince Hotel Solo, Kamis (1/8/2024).

Namun, lanjut Gus Rozin, setinggi apapun kadar dinamisasinya, baik saat Pra-Konferwil maupun saat Konferwil, harus tetap dapat terlokalisir dengan baik. Perdebatan hanya sebatas pada pemikiran untuk mencapai kebaikan kedepan.

“Kalau kitab bisa mencapai konsensus terbaik maka saya kira ini suatu kemajuan yang luar biasa, ini adalah kemajuan politik di kader-kader muda NU,” ungkapnya.

Gus Rozin berharap, saat Konferwil nantinya siapapun yang terpilih dan apapun hasilnya agar dapat bersinergi bisa membangun koherensi yang baik dengan pengurus PWNU Jateng.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, H Sholahuddin Aly atau Gus Sholah mengungkapkan, dalam proses reorganisasi adanya dinamika itu adalah sebuah keniscayaan yang harus dilalui. Namun, GP Ansor yang telah menisbahkan sebagai peretas jalan NU masa depan harus mencari cara yang baik dan terhormat.

Baca Juga :  PWNU Jawa Tengah Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik, Alhamdulilah!

“Saya yakin seyakin-yakinnya, sahabat-sahabat Ansor adalah kader yang sudah teruji, semua adalah kader yang tidak mudah didikte oleh siapapun untuk memilih siapa yang dinilai mampu membawa GP Ansor Jateng kedepan lebih baik,” tegas Gus Sholah.

“Semua sudah hebat-hebat, maka dalam forum kita (Pra-Konferwil hingga Konferwil) tidak perlu membawa pihak luar untuk terlibat dalam forum ini. Maka, nantinya yang akan dipilih harus berdasar hati Nurani dari kader-kader di bawah untuk Ansor Jateng yang lebih baik,” tandasnya.

Adapun, Pra-Konferwil PW GP Ansor Jateng 2024 ini dibuka secara resmi oleh Sekjend PP GP Ansor Rifqi Al Mubarok.

Saat sambutan, Rifqi mengatakan, proses konferensi adalah ajang untuk melatih diri menjadi ‘petarung’, tapi di GP Ansor sudah diajarkan tentang ‘satu komando’ yang sekaligus menjadi pembeda dengan organisasi lain.

“Ketika pusat sudah pilih A tapi di bawah B, maka apa bedanya kita dengan yang lain?” katanya.

Ia juga mengatakan, GP Ansor Jateng akan menggelar Konferwil yang akan menjadi contoh bagi kader lain di seluruh Indonesia. “Jateng akan melakukannya dengan baik,” kata Rifqi.(*)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB