Upaya Majukan Perdamaian dan Toleransi, Grand Syekh Al Azhar Kunjungi Indonesia

- Penulis

Selasa, 9 Juli 2024 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Grand Syekh Al Azhar Ahmed Al Tayyeb di Istana Merdeka, Selasa (9/7/2024) hari ini.

Salah satu agendanya yakni mendiskusikan peluncuran inisiatif global untuk meningkatkan peran para pemimpin dan simbol agama dalam pembangunan dan perdamaian.

“Pertemuan ini membahas upaya meningkatkan kerja sama di bidang penyebaran dan pemajuan nilai-nilai dialog, toleransi, dan hidup berdampingan antar-manusia (koeksistensi),” ujar Grand Syekh dalam keterangannya, seperti dilansir dari Antara (9/7/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut Grand Syekh Al-Azhar mengapresiasi upaya besar yang dilakukan Indonesia dalam menyebarkan dan memajukan nilai-nilai perdamaian dan toleransi.

Baca Juga :  Hebat! Tiga Guru Kota Semarang Raih Penghargaan Inovatif Nasional 2024

Tak hanya itu, ia juga memuji teladan inspiratif yang diwakili Indonesia dalam keberagaman, pluralisme, pembangunan, dan hidup berdampingan.

Grand Syekh juga menjelaskan Indonesia mewakili model Islam yang mampu menggabungkan pembangunan dan kesejahteraan dengan tetap menjaga agama dan nilai-nilainya.

“Majelis Hukama Muslimin ingin melibatkan para tokoh agama dalam menyebarkan dan mengarusutamakan nilai-nilai kemanusiaan agar berkontribusi positif dalam menemukan solusi efektif terhadap permasalahan dan tantangan global,” katanya.

Pengarusutamaan nilai-nilai kemanusiaan ini telah dilakukan Al Azhar melalui Deklarasi Kewarganegaraan Global di Kairo dan Dokumen Bersejarah tentang Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi pada 2019.

Baca Juga :  Projo Jadi Partai Politik, Siapa Bakal Untung?

Grand Syekh Al Azhar juga berupaya meluncurkan Dokumen “Panggilan Hati Nurani: Pernyataan Bersama Pemimpin Agama dan Aktivis Iklim Abu Dhabi” serta peluncuran Interfaith Pavilion di COP28 untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Sementara itu,Presiden Jokowi menilai inisiatif ini penting bagi Indonesia, kawasan Asia Tenggara, dan dunia.

Jokowi menekankan kesiapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan memberikan semua dukungan untuk keberhasilannya.

Presiden juga menyampaikan pentingnya melibatkan agama dalam upaya untuk mencapai tujuan pembangunan, keberlanjutan, dan perdamaian.

Sebab para pemimpin dan simbol agama mempunyai pengaruh besar terhadap masyarakat di seluruh dunia. (red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal
Jagatara Indonesia Siap Kawal Mas Dar Pimpin BGN, Soroti Tantangan Program MBG
Sudaryono Dilantik Jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Langsung Ucap Sumpah di Hadapan Prabowo
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:53 WIB

GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:28 WIB

Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:04 WIB

Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:13 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Berita Terbaru