Usai Ikuti FGD SETARA Institute, Begini Respon Sekretaris FKUB Kota Semarang Syarif Hidayatullah

- Penulis

Minggu, 23 Juni 2024 - 04:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Sekretaris FKUB Kota Semarang, Syarif Hidayatullah mengatakan bahwa pemetaan sangat penting untuk menggali kebutuhan masyarakat agar dapat terpenuhi dan terakomodir oleh regulasi RAD-PE.

“Pemenuhan kebutuhan berbasis kearifan lokal ini diharapkan dapat menjangkau daerah guna memangkas perilaku intoleransi, “ujar Syarif, usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) yang digelar SETARA Institute di Hotel Santika Premier Semarang, Jumat (21/6/2024) lalu.

Baca Juga :  Taman Nasional Komodo: Surga Eksotis Indonesia Masuk Daftar Terindah Dunia Versi Time Out

Syarif juga mengatakan, pelibatan seperti eks napi terorisme dalam penyusunan RAD PE juga sangat diperlukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain, mereka termasuk sasaran juga dapat menemukan strategi. Bagaimana cara memutus matai rantai yang tepat agar pemahaman intoleransi tidak berlanjut dari generasi ke generasi, dari keluarga mereka, ” imbuhnya.

Baca Juga :  Tuh Kan, Zulhas Terpilih Aklamasi: Jadi Ketua Umum PAN Lagi?

Diketahui, SETARA Institute tengah menjalankan rangkaian program advokasi penyelesaian kasus pelanggaran KBB dengan menyasar di beberapa daerah, dan salah satunya adalah Kota Semarang. (Dik)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik
Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo
Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC
Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat
Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35
Yeww… Febrie Adriansyah Merasa Dikriminalisasi, Pakar Hukum: Buktikan di Pengadilan!
China Masuk Madura! Pulau Garam Disiapkan Jadi Pusat Industri Baru Jawa Timur?
Lulusan SMK Paling Banyak Menganggur, Kok Bisa?
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Festival Balon Wonosobo Disorot, Saat Ikon Budaya Bersinggungan dengan Program Politik

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Daftar Calon Gubernur Bank Indonesia Pilihan Prabowo

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Ronda Adat Manggarai Iringi Final KBCK Independen Cup, Gapura FC VS Langa FC

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:08 WIB

Kepala Daerah Pecah Kongsi, Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kembali Mencuat

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Empat Cabang Istimewa Desak PBNU Susun Peta Jalan Ekonomi Menuju Muktamar Ke-35

Berita Terbaru

KILAS GLOBAL

Ratusan Diaspora Indonesia di Tunisia Semarakkan HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:10 WIB