Google Bukanlah Singkatan, Ini Arti Nama “Google” Sebenarnya!

- Penulis

Selasa, 18 Juni 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA – Mungkin saja kamu sering membukanya, mengklik, atau bahkan mencari jutaan data yang kamu cari. Ya, Google adalah salah satu mesin pencari paling populer di dunia. Tapi banyak orang ternyata baru tahu bagaimana Google mendapatkan namanya yang tidak biasa itu.

Disalin dari website Quora, ada yang bertanya ‘apakah Google merupakan akronim? Hal ini memicu berbagai teori mengenai asal usul nama perusahaan milik Sergey Brin dan Larry Page yang berdiri pada tahun 1998 lalu.

Banyak orang kemudian mengandai-andai, dan asal “gathuk-mathuk” kemudian menafsirkan kalau Google adalah singkatan dari “Global Organization of Oriented Group Language of Earth”. Eh, ternyata salah, lho!

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Google Bukanlah Nama Singkatan!

Rupanya, Google bukanlah singkatan melainkan plesetan dari kata ‘Googol’. Bagi yang belum tahu, itu adalah leksikon aritmatika untuk 10 yang dipangkatkan 100 atau 1 dengan 100 angka nol di belakangnya.

Baca Juga :  Madrasah Filsafat 2025: Menembus Batas Zaman, Membangun Kesadaran Baru

Istilah itu diciptakan tahun 1920 oleh Milton Sirotta, yakni keponakan matematikawan Edward Kasner yang pada saat itu berusia 9 tahun. Milton sering merujuk angka itu di buku Mathematics and the Imagination yang diterbitkan tahun 1940. Alasannya, bahwa jumlah yang konyol itu layak mendapat nama yang sama konyolnya.

Nah, saat Larry Page dan kawan-kawan bertukar pikiran tentang nama perusahaan, seseorang menyarankan untuk menamai bisnisnya itu dengan nama ‘Googol’.

Larry kemudian bertanya pada teman-temannya apakah domain tersebut tersedia. Namun, teman tersebut rupanya salah mengeja kata menjadi ‘Google’, yang menurut Page lebih baik dan lahirlah “Google Inc”.

Dengan kata lain, salah satu mesin pencari terkuat di dunia diberi nama lantaran kesalahan ketik di bilah pencarian. Tapi kabarnya, mereka sebenarnya sempat berencana menamai mesin pencari itu dengan nama ‘Backrub’. Hal itu karena program tersebut menggunakan backlink untuk mencari.

Baca Juga :  Siswi MAN 1 Pekalongan Jadi Duta GenRe 2025, Bukti Madrasah Bukan Sekadar Akademik!

“Sean Anderson sesama mahasiswa PHD dan Larry berada di kantor mereka, menggunakan papan tulis, coba memikirkan nama yang bagus, sesuatu yang berhubungan dengan pengindeksan sejumlah besar data. Sean secara lisan menyarankan kata ‘googolplex’, dan Larry menjawab secara lisan dengan bentuk singkatnya, googol,” kata Ilmuwan komputer Stanford David Koller.

Setelah nama diputuskan, yang harus dilakukan adalah melihat apakah domain tersebut tersedia. Di sinilah Anderson melakukan kesalahan besar. Sean membuat kesalahan dengan mencari nama yang dieja sebagai ‘google.com,’ yang ternyata tersedia.

“Larry menyukai nama itu, dan dalam beberapa jam dia mengambil langkah mendaftarkan nama google.com untuk dirinya dan Sergey,” paparnya.

Sebagai informasi, pendaftaran nama domain Google itu tertanggal 15 September 1997. Yang artinya, usia Google hingga saat ini adalah 27 tahun. Sudah dewasa pula, ya, rupanya. (***)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 31 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB