SUARAMUDA.NET, MAGELANG — Wajah Dusun Petung Lor, Desa Petung, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Minggu pagi (2/8/2026), tampak lebih segar.
Mahasiswa KKN Kelompok 9 Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bersama warga turun langsung dalam aksi gotong royong. Mulai dari bersih-bersih, membenahi penerangan jalan, mengecat fasilitas umum, hingga penghijauan, semuanya dikerjakan bareng-bareng.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu menyasar sejumlah fasilitas umum yang membutuhkan pembenahan. Salah satunya saluran air yang tersumbat tumpukan sampah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sampah dibersihkan agar aliran selokan kembali lancar. Akses masuk dusun yang cukup terjal juga mendapat perhatian, terutama pada sisi penerangan jalan.
Mahasiswa dan warga memasang serta membenahi lampu penerangan. Sejumlah sudut permukiman yang terlihat kusam pun dicat ulang agar lingkungan terasa lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Tak berhenti di situ. Semangat gotong royong kemudian berlanjut lewat program penghijauan.
Warga dan mahasiswa menanam sejumlah tanaman obat keluarga (TOGA), seperti jahe merah, serai, kencur, sirih, dan kunyit.

Beragam bibit pohon buah juga ikut ditanam, mulai dari durian, jambu merah, jambu air, hingga nangka. Ada pula bibit kopi, bunga sakura, dan berbagai tanaman hias untuk mempercantik kawasan dusun.
Ketua KKN Kelompok 9 UMBY, Antony Apriansyah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Dengan adanya kegiatan ini, kawasan Dusun Petung Lor menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman, serta meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya merawat fasilitas umum dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Bagi mahasiswa KKN UMBY, kegiatan tersebut bukan sekadar kerja bakti. Ada pesan sederhana yang ingin ditinggalkan: menjaga lingkungan akan terasa lebih ringan ketika dilakukan bersama-sama.
Sementara bagi warga Petung Lor, aksi tersebut menjadi langkah kecil untuk membuat wajah desa semakin asri sekaligus nyaman bagi masyarakat. (Red)
Penulis : Dania Arcellia Dineshcara dan Ayesha Fakhira Dilruba













Komentar