Muktamar XVI Tapak Suci Sukses, Ogan Ilir dan Perwil Mesir Dorong Kader Kuasai Bahasa Asing

- Penulis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi bergulir di Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), 6–9 Agustus 2026.

Agenda permusyawaratan tertinggi Tapak Suci ini tidak hanya menjadi ruang konsolidasi organisasi, tetapi juga memunculkan gagasan baru agar perguruan seni bela diri Muhammadiyah tersebut semakin siap melangkah ke panggung global.

Salah satu gagasan datang dari Pimpinan Daerah (Pimda) 240 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, bersama Perwil Tapak Suci Mesir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya mendorong penguatan kemampuan bahasa asing bagi kader dan pelatih Tapak Suci.

Pimda 240 Ogan Ilir turut ambil bagian dalam Muktamar XVI dengan mengutus peserta untuk mengikuti rangkaian agenda permusyawaratan organisasi.

Menurut Marta Pujiono, P.Ma, pelaksanaan Muktamar XVI berlangsung khidmat, tertib, dan lancar. Ia juga mengapresiasi kerja panitia yang dinilai mampu memberikan pelayanan dengan baik kepada peserta.

“Pelaksanaan Muktamar Tapak Suci Putera Muhammadiyah ke-16 di Kota Semarang berlangsung dengan penuh khidmat. Baik panitia maupun peserta, semuanya berjalan lancar,” ujar Marta.

Muktamar XVI sendiri menjadi momentum penting untuk menentukan arah perjalanan Tapak Suci selama lima tahun ke depan. Salah satu agenda utamanya adalah memilih Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031.

Marta berharap kepengurusan baru tidak hanya memperkuat konsolidasi internal, tetapi juga mampu membawa Tapak Suci semakin aktif di level internasional.

Baca Juga :  Aftershine dan Kisah Viral Hasan yang Justru Bikin Makin Trending!

Pasalnya, Tapak Suci kini telah berkembang di sejumlah negara. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas dakwah, kaderisasi, sekaligus pengembangan seni bela diri Tapak Suci ke berbagai belahan dunia.

Bukan Sekadar Bela Diri, Tapak Suci Harus Melek Teknologi

Selain ekspansi internasional, Pimda 240 Ogan Ilir juga mendorong Tapak Suci terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Modernisasi organisasi dianggap penting agar Tapak Suci tetap dekat dengan generasi muda tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai dasar perguruan.

“Tapak Suci Putera Muhammadiyah harus terus meng-update kegiatan-kegiatannya sesuai perkembangan zaman dan teknologi. Dengan begitu, ke depan diharapkan terjadi peningkatan yang signifikan,” ungkap Marta.

Menurutnya, perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkuat publikasi kegiatan, kaderisasi, komunikasi organisasi hingga memperkenalkan Tapak Suci kepada masyarakat internasional.

Bahasa Asing Jadi Bekal Menuju Dunia Internasional

Gagasan yang cukup menarik muncul dalam Komisi Rekomendasi Muktamar XVI. Pimda 240 Ogan Ilir bersama Perwil Tapak Suci Mesir mendorong adanya program khusus penguatan bahasa asing bagi kader dan pelatih.

Gagasan tersebut disampaikan Pendekar Irfan dari Perwil Tapak Suci Mesir.

Menurut Irfan, kemampuan bahasa asing kini bukan lagi sekadar kemampuan tambahan. Bagi Tapak Suci yang semakin berkembang di luar negeri, bahasa justru menjadi bekal penting dalam komunikasi dan pengembangan organisasi.

“Kami berharap dalam kepengurusan Pimpinan Pusat ada bidang atau program yang membidangi bahasa asing. Ketika kader atau pelatih melakukan kegiatan ke luar negeri, bahasa menjadi alat komunikasi yang sangat penting,” ujarnya.

Baca Juga :  Mobil Hemat Listrik Mahasiswa Muhammadiyah Sukses Juarai Shell Eco Marathon (SEMA) 2024 Tingkat Asia, Subhanallah!

Ia bahkan mendorong adanya lembaga atau program pelatihan bahasa asing yang dapat dijalankan melalui Bidang Luar Negeri.

Pembekalan tersebut dinilai akan membantu kader dan pelatih yang dipersiapkan untuk menjalankan misi Tapak Suci di tingkat internasional.

Terlebih, kemampuan bahasa asing menjadi salah satu aspek penting bagi kader yang ingin memperoleh lisensi pelatih maupun wasit/juri internasional.

“Ketika kita berhadapan dengan masyarakat di Timur Tengah tentu berbeda dengan ketika berhadapan dengan masyarakat di Asia Tenggara maupun Eropa atau negara lainnya. Karena itu, mahir menggunakan bahasa asing sangat diperlukan bagi kader yang akan memberikan ilmu dan mengembangkan Tapak Suci di negara-negara tersebut,” kata Irfan.

Selamat untuk Afnan Hadikusumo

Dalam kesempatan tersebut, Pimda 240 Ogan Ilir dan Perwil Tapak Suci Mesir juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Afnan Hadikusumo sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah periode 2026–2031.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan prestasi, memperluas kaderisasi, sekaligus mempercepat langkah Tapak Suci menuju level internasional.

Harapannya sederhana, tetapi ambisius: Tapak Suci tidak hanya semakin kuat di dalam negeri, tetapi juga semakin modern, mandiri, berprestasi, dan mendunia.

“Semoga amanah dan mampu membawa Tapak Suci semakin modern, mandiri, berprestasi, dan mendunia,” pungkasnya. (MP)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran
Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:23 WIB

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Jembatan Pasar Sugio, Warga Keluhkan Bau hingga Rawan Kebakaran

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB