Hubungan Bisnis Rusia dan China Makin Kuat Melalui Expo Harbin ke 10

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, HARBIN, RUSIA — Vladimir Platonov, Presiden Kamar Dagang dan Industri Moskow (Moscow CCI), menjadi bagian dari delegasi ibu kota Rusia dalam acara “Moscow Days in Harbin” serta rangkaian Pameran Dagang Rusia-China ke-10 yang berlangsung pada 17 hingga 20 Mei 2026.

Fokus utama kegiatan Platonov di forum tersebut adalah pengembangan kontak bisnis dan kerja sama antarperguruan tinggi.

Ia berbicara dalam sejumlah sesi strategis, antara lain “Kerja Sama untuk Pengembangan Inovatif: Industri, Sains, Teknologi”, diskusi panel “Moskow – Harbin: Prospek Bisnis, Kerja Sama Ekonomi dan Investasi”, konferensi “Praktik Modern Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan”, Forum Layanan Perdagangan Rusia-China ke-2, serta konferensi khusus “Platform Dialog – InterVUZ: Kota yang Bergerak”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, Platonov menekankan pentingnya interaksi praktis antara asosiasi bisnis, pengusaha, universitas, dan generasi muda.

“Bagi kami, bekerja dengan wirausaha muda adalah investasi dalam keberlanjutan kerja sama internasional, khususnya kerja sama Rusia-China. Mahasiswa asing, termasuk dari China, turut ambil bagian dalam proyek ‘Mulai Bisnismu dengan Moskow’, “ujar Platonov

Baca Juga :  Berikut Poin Penting Refleksi 75 Tahun Hubungan RI-RRT yang Digelar PCINU Tiongkok

“Kami melihat bagaimana generasi baru mitra terbentuk melalui pendidikan, praktik, dan kontak langsung dengan bisnis. Yang menarik, di musim pertama, pemenang proyek tersebut adalah seorang mahasiswa China dengan proyek promosi merek Rusia,”imbuhnya.

Berbicara tentang pengembangan kontak dengan mitra China, ia menegaskan pentingnya dialog langsung yang berkelanjutan dan kerja sama bersama dalam inisiatif spesifik.

“Komunikasi langsung antara pengusaha, asosiasi industri, universitas, dan lembaga pendukung bisnislah yang menciptakan fondasi kokoh untuk kerja sama jangka panjang,” kata Presiden Moscow CCI tersebut.

Perkembangan hubungan kerja sama Rusia dan China dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif yang signifikan. Kedua negara terus memperkuat kemitraan strategis di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, teknologi, dan pendidikan.

Baca Juga :  Potret 'Indonesian Day 2024' yang Sukses Digelar Mahasiswa Indonesia di Tomsk, Rusia: Kenalkan Budaya Nusantara?

Kunjungan delegasi Moskow ke Harbin ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperdalam hubungan bilateral, terutama di kawasan Timur Jauh Rusia dan provinsi-provinsi di China bagian timur laut.

Sejak penetapan kemitraan strategis komprehensif, volume perdagangan kedua negara terus meningkat, dan kerja sama antardaerah seperti antara Moskow dan Harbin menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat hubungan ekonomi dan budaya Rusia-China.

Kegiatan Vladimir Platonov di Harbin merupakan bagian penting dari rangkaian acara yang bertujuan mengembangkan kerja sama bisnis, pendidikan, dan antardaerah antara Moskow dan mitra-mitranya di China.

Forum ini juga menjadi bukti nyata bagaimana dialog lintas batas dan keterlibatan generasi muda menjadi fondasi bagi hubungan bilateral yang lebih kokoh di masa depan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB