Bupati Pekalongan Ngaku Bareng Gubernur Saat Ditangkap KPK, Tapi Gubernur Mengelak: yang Benar yang Mana nih?

- Penulis

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Drama panas mewarnai kasus yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Saat rumahnya digerebek Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fadia mengaku sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

Di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026), Fadia membantah keras tudingan operasi tangkap tangan (OTT).

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apapun yang diambil. Demi Allah, nggak ada barang serupiah pun,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Fadia, saat penggerebekan terjadi, ia tengah bertemu Ahmad Luthfi untuk membahas izin ketidakhadirannya dalam acara program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Membahas izin karena saya enggak bisa hadir acara MBG,” ujarnya singkat.

Baca Juga :  Dear, Sobat Muda! Ada Loker di PBB nih, daftar engga?

Luthfi Buka Suara

Namun, pernyataan itu langsung dibalas oleh Ahmad Luthfi. Mantan Kapolda Jateng tersebut mengaku tak tahu-menahu soal penangkapan Fadia.

“La yang nuding siapa? Ditangkapnya kita saja ndak ada yang tahu,” kata Luthfi, seperti dilansir Tribun Jateng

Luthfi membenarkan bahwa pada Senin (2/3/2026) malam memang ada pertemuan di kediaman pribadinya di Kota Semarang. Tapi, bukan hanya Fadia yang hadir.

Dalam pertemuan itu juga hadir Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, serta Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani.

Agenda yang dibahas? Rapat koordinasi program MBG yang digelar keesokan paginya di Gedung Grhadika Bhakti Praja, kompleks Kantor Gubernur Jateng.

Baca Juga :  Pelita Air Buka Rute Medan-Jakarta, Kadishub Agustinus: Peluang Besar Bagi Pengembangan Ekonomi dan Pariwisata di Sumut

“Memang malam itu ada Bupati Tegal, Wakil Bupati Purbalingga, dan Bupati Pekalongan ke rumah karena besok paginya ada rapat MBG,” jelasnya.

Berujung Rompi Oranye

Meski sempat membantah, Fadia kini terpantau sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK usai terjaring OTT.

KPK melalui juru bicaranya, Budi, mengungkapkan dugaan korupsi dalam operasi tersebut berkaitan dengan pengadaan outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Kasus ini pun langsung jadi sorotan publik. Putri pedangdut lawas Arafiq itu kini harus menghadapi proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Drama politik Jawa Tengah pun makin panas. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB