Sembilan Pelajar Yogyakarta Raih Emas di YICF 2026, Tembus Grandprix!

- Penulis

Senin, 16 Februari 2026 - 05:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, YOGYAKARTA — Sembilan pelajar yang tergabung dalam Arjuna Maizan Singer (ArMS) sukses menyabet medali emas kategori Vocal Group di ajang Yogyakarta International Choral Festival (YICF) 2026.

Festival internasional itu digelar 9–12 Februari 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan. Dan ArMS tampil bukan kaleng-kaleng. Bukan cuma emas. Mereka juga tembus babak Grandprix.

Di babak pamungkas itu, ArMS harus bersaing dengan tim-tim luar negeri dari Malaysia, Swedia, Amerika Serikat, Korea, hingga Filipina. Persaingan? Ketat banget.

Personel ArMS datang dari berbagai sekolah. Mulai dari SMAN 1 Godean, SMAN 1 Banguntapan, SMAN 8 Yogyakarta, sampai SMP dan madrasah di Kota Jogja.

Lintas sekolah. Lintas jadwal. Tapi satu suara.

Salah satu personel, Afghandaru Kawuryan alias Ndaru, bilang mereka bisa lolos ke Grandprix karena meraih nilai tertinggi di kategori Vocal Group.

“Kami berhak maju ke Grandprix karena nilai tertinggi. Tapi di babak itu kami harus mengakui keunggulan tim dari Filipina,” ujarnya, Sabtu (14/2).

Baca Juga :  Penerimaan Mahasiswa Baru FISIP: Prodi Sosiologi dan Prodi Ilmu Politik Terakreditasi Unggul

Meski belum jadi juara utama, pengalaman tampil di depan juri internasional jadi momen tak terlupakan.

Tantangan terbesar? Nyatuin jadwal latihan. Maklum, beda sekolah semua.

“Kami bangga bisa tampil di festival internasional ini. Kami akan terus belajar dan berkarya supaya bisa lebih baik lagi,” kata Ndaru.

ArMS membuktikan satu hal: kolaborasi, disiplin, dan kerja keras itu bukan cuma slogan. Wah, anak-anak Jogja lagi-lagi bikin bangga, ya!? (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)
4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti
Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Hong Kong Berduka, Tung Chee-hwa Meninggal Dunia: Dari Taipan Kapal ke Kursi Pemimpin
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 09:20 WIB

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Senin, 21 September 2026 - 21:04 WIB

4,65 Detik dan Emas Pertama Robby: Saat Mental Berubah, Prestasi Mengikuti

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Berita Terbaru

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB

LINTAS AKADEMIKA

Membedah Program Unggulan Sakola Kembara (Bimbel Gratis Masuk PTN)

Minggu, 27 Sep 2026 - 09:20 WIB