Resepsi Pelantikan PKC PMII Jawa Timur: Dari Spiritualitas ke Lompatan Kaderisasi Menuju Jatim Berdaya

- Penulis

Minggu, 15 Februari 2026 - 20:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SURABAYA — Resepsi Pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur berlangsung khidmat dan penuh semangat kebhinekaan, Sabtu (14/2/2026) malam

Rangkaian acara dibuka dengan penampilan Tari Remo dari Sanggar Kuwung Surabaya yang dibawakan oleh lima personel, menghadirkan nuansa kultural khas Jawa Timur.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan Qiro’ah Al-Qur’an yang menambah suasana religius dalam pembukaan kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tekanan Peran PMII di Era Transisi

Sambutan pertama disampaikan oleh Thoriqul Haq, Bupati Lumajang sekaligus Ketua IKA PMII Jawa Timur. Ia menyanjung kontribusi PMII di berbagai lini sektor dan menekankan pentingnya saling menguatkan di tengah dinamika zaman.

Menurutnya, PMII harus terus bereksistensi menghadapi fase post-religious society, di mana humanisme berkembang namun posisi nilai-nilai kerap mengalami pelunturan.

“Perlu penguatan nilai dan regenerasi agar PMII tetap relevan di setiap fase zaman,” tegasnya.

Teaser dan Misi Besar PMII Jatim

Momentum berikutnya diisi dengan penayangan video teaser PMII Jawa Timur yang menampilkan capaian dan potensi organisasi. Ketua PKC PMII Jawa Timur, Muhammad Ivan Akeidozama, menegaskan misi besar: PMII Berkarya, Jawa Timur Berdaya.

Baca Juga :  Raja Kecil di Negeri yang Tak Lagi 'Sendiko Dawuh'

Ketua Kopri Jawa Timur turut menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi tanggung jawab strategis agar kader perempuan mampu berkarya lebih luas.

Suasana semakin semarak dengan parade ketua cabang se-Jawa Timur yang mengenakan busana adat, sebagai simbol kuatnya semangat kebhinekaan di tubuh PMII.

Prosesi inti pelantikan dipimpin oleh Gus Fuad Muhammad, mewakili Pengurus Besar PMII. Pelantikan ini menandai dimulainya kepengurusan baru PKC PMII Jawa Timur.

Lompatan Kaderisasi Jadi Agenda Utama

Dalam sambutan keduanya, Ketua PKC PMII Jatim Ivan Akeidozama menekankan pentingnya “lompatan kaderisasi”.

Ia mendorong kader agar profesional, berjenjang dalam profesi, kepemimpinan, dan spiritualitas.

Ia juga menegaskan bahwa Aswaja tidak boleh dipahami sekadar sebagai mazhab teologis.

“Aswaja harus menjadi laboratorium nilai dan gerakan kreatif yang mampu mengelola serta memanfaatkan sumber daya alam,” ujarnya.

Pesan Intelektual dan Pengabdian

Baca Juga :  GEMABUDHI Sulsel Ajak Sambut Hari Raya Idul Adha 2025 dengan Hangat

Tokoh PMII Jawa Timur, Ali Maschan Moesa, dalam sambutan berikutnya menekankan pentingnya kader untuk terus belajar, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ia mengingatkan bahwa PMII harus hadir melayani masyarakat serta konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat sambil tetap memegang teguh nilai-nilai organisasi.

Sambutan penutup disampaikan oleh Khofifah Indar Parawansa. Ia menekankan pentingnya soliditas dan rasa persatuan dalam menyongsong Jawa Timur yang berdaya.

Menurutnya, pergerakan PMII memiliki posisi vital dalam menjaga stabilitas negara di tengah kebhinekaan.

“PMII harus terus berperan dan menginspirasi,” ujarnya seraya menyampaikan ucapan selamat kepada kepengurusan PKC PMII Jawa Timur yang baru.

Simbol Spiritualitas

Sebagai penutup rangkaian, dilakukan pemberian kaligrafi kepada Khofifah Indar Parawansa dan Ali Maschan Moesa sebagai simbol bahwa pergerakan PMII berangkat dari fondasi spiritual.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Amir Maliki Abi Tolchah, Rektor UNDAR, menandai berakhirnya resepsi pelantikan dengan penuh harapan bagi masa depan PMII Jawa Timur. (Red)

 

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB