SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar baru buat man-teman! Mulai sekarang, dalam bahasa Indonesia, penulisan dan pengucapan negara Thailand resmi berubah menjadi Tailan.
Keputusan ini datang dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang merilis pembaruan dokumen eksonim terbaru.
Kenapa Thailand Jadi Tailan?
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Perubahan ini bukan sekadar “biar beda”, tapi bagian dari standarisasi penamaan geografis dalam bahasa Indonesia. BIG menjelaskan bahwa penyesuaian ini bertujuan:
- Menyamakan ejaan dengan kaidah bahasa Indonesia
- Menghilangkan inkonsistensi penulisan negara
- Memastikan nama geografis Indonesia selaras dengan standar internasional.
BIG sudah mendaftarkan dokumen eksonim terbaru ke United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) sejak 2025.
Langkah ini melanjutkan kontribusi aktif Indonesia dalam upaya global penyelarasan nama geografis. Sedikit kilas balik:
- 2019: Indonesia mengajukan daftar nama ibu kota dan nama negara yang direvisi pada sesi pertama UNGEGN di New York.
- 2024: Indonesia kembali memperbarui daftar eksonim untuk menghilangkan perbedaan ejaan dan menyesuaikannya dengan ortografi & fonologi bahasa Indonesia.
- Revisi ini juga mengikuti Daftar Nama Negara UNGEGN 2021 dan dokumen Misi Tetap PBB No. 311/2023.
Apa Itu Eksonim?
Biar nggak bingung, BIG memberikan penjelasan:
Eksonim adalah nama geografis yang digunakan dalam suatu bahasa untuk menyebut wilayah di luar penuturnya, dan bentuknya bisa berbeda dari nama resmi di negara tersebut.
Contoh gampang:
Myanmar → Myanmar tapi bisa juga disebut Burma
Tiongkok → China
Jepang → Jepang (dari “Nihon/Nippon”)
Nah, “Tailan” adalah versi bahasa Indonesia dari “Thailand”.
Standarisasi nama negara akan berdampak pada banyak sektor, di antaranya:
- Korespondensi resmi pemerintahan
- Catatan dan dokumen negara
- Buku pelajaran sekolah
- Media massa dan media sosial
- Penelitian akademik
Dengan ejaan yang seragam, tidak ada lagi kebingungan penulisan di antara lembaga, media, maupun publik.
Perubahan ini memang membutuhkan waktu untuk membaur di masyarakat. Namun secara resmi, “Tailan” kini menjadi bentuk baku dalam bahasa Indonesia. (Red)













Komentar