Kaleidoskop 2025: FISIP UIN Walisongo Perkuat Riset dan Internasionalisasi

- Penulis

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — “Tahun 2025 menjadi fase penting penguatan akademik dan internasionalisasi FISIP,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag.

“Berbagai capaian yang diraih sepanjang tahun ini merupakan hasil kerja kolektif sivitas akademika dalam mengembangkan tridarma perguruan tinggi yang berdampak.”

Menutup tahun 2025, beberapa capaian strategis FISIP UIN Walisongo Semarang antara lain: penguatan kelembagaan, serta arah pengembangan akademik yang menegaskan posisi sebagai fakultas ilmu sosial yang berwawasan global, berakar pada nilai keislaman, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertama, penguatan penelitian yang produktif dan berdampak. Sepanjang tahun 2025, FISIP UIN Walisongo secara konsisten memperkuat ekosistem riset yang relevan dengan isu demokrasi, kebijakan publik, transformasi sosial, dan pembangunan berkelanjutan.

Pada tahun ini, fakultas mencatat pelaksanaan penelitian pendanaan MoRA–Air Funds, penelitian kolaboratif internasional, serta karya penulisan buku ilmiah sebagai bagian dari penguatan budaya akademik.

Salah satu capaian penting adalah diperolehnya hibah penelitian Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesia Research Funds (MORA AIRFUNDS) oleh dosen Program Studi Sosiologi.

Penelitian yang diketuai Prof. Dr. Misbah Zulfa Elizabeth, M.Hum. ini mengembangkan model pemberdayaan masyarakat melalui pariwisata halal berbasis kebijakan daerah di Nusa Tenggara Barat.

Pada tahun pertama, tim peneliti telah melakukan observasi lapangan di Pulau Lombok, wawancara mendalam, serta diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan, dan mendiseminasikan temuan awal dalam forum internasional.

Riset ini dirancang sebagai penelitian multitahun hingga 2027, dengan agenda pelatihan dan pemberdayaan masyarakat pada tahap lanjutan.

Selain itu, FISIP juga melaksanakan penelitian kolaboratif internasional yang dilakukan oleh Muhammad Mahsun, M.A. dan Masrohatun, M.Si., bekerja sama dengan Dr. Shahrin bin Hashim dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM).

Penelitian bertajuk Waste Politics: Household Solid Waste Management and Public Participation in Indonesia and Malaysia ini menyoroti peran political will, kebijakan, kelembagaan, serta partisipasi masyarakat dalam keberhasilan pengelolaan sampah.

Baca Juga :  PC JQHNU Semarang Dorong Kaderisasi Berbasis Kompetensi di Unwahas

Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan kebijakan dalam penyelesaian persoalan sampah di Indonesia melalui pembelajaran komparatif dengan Malaysia.

Pada tahun yang sama, FISIP juga menghasilkan karya buku ilmiah, di antaranya Grammar Voyage: Kuasai Tata Bahasa Inggris, Jelajahi Dunia karya Kartika Indah Permata, M.A., serta Teori Sosiologi Modern: Sebuah Pengantar Komprehensif karya Kaisar Atmaja, M.A., sebagai kontribusi nyata dalam penguatan literasi akademik dan pembelajaran.

Kedua, konferensi internasional sebagai etalase intelektual global. Tahun 2025 menjadi momentum penting dengan terselenggaranya The 3rd Online International Conference on Democracy and Social Transformation (ICON-DEMOST 3).

Konferensi ini menghadirkan invited speakers internasional terkemuka, antara lain Prof. Peter Suwarno (Arizona State University, USA), Prof. Souad T. Ali (Arizona State University, USA), Prof. Edward Aspinall (Australian National University, Australia), serta Prof. August Pradetto (Helmut Schmidt University, Jerman).

ICON-DEMOST 3 menjadi ruang dialog global tentang demokrasi, kemanusiaan, dan transformasi sosial, sekaligus menegaskan kehadiran FISIP UIN Walisongo dalam percakapan akademik internasional.

Ketiga, penguatan kelas internasional dan pembelajaran lintas negara. Internasionalisasi pembelajaran di FISIP UIN Walisongo dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui kehadiran dosen tamu dan narasumber internasional dalam kegiatan perkuliahan dan diskusi akademik.

Sepanjang tahun ini, mahasiswa FISIP mendapatkan pengayaan perspektif global melalui keterlibatan akademisi dari berbagai perguruan tinggi luar negeri, di antaranya Prof. Jude William Genilo (University of Liberal Arts Bangladesh) dan akademisi internasional lainnya.

Upaya ini membuka ruang kelas yang tidak lagi dibatasi oleh geografi, sekaligus memperkuat kompetensi global mahasiswa.

Keempat, kerja sama internasional yang nyata dan berdampak. Dalam bidang kerja sama internasional, FISIP UIN Walisongo secara aktif mengembangkan kolaborasi dalam kerangka Tridarma Perguruan Tinggi.

Baca Juga :  Inilah Sosok Hana, Mahasiswa UI Peraih Juara Young Scientist Award 2024 di Jerman

Pada Februari 2025, FISIP menjalin kerja sama dengan Kangwon National University, Korea Selatan, yang diwujudkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa syiar Islam di Korea selama bulan Ramadhan, oleh Prof. Dr. Tholkhatur Khoir, M.Ag.

FISIP juga menjalin kerja sama dengan International Society of Waste Management, Air and Water (ISWMAW) yang berafiliasi dengan Jadavpur University, India.

Kerja sama ini diwujudkan melalui kegiatan visiting professor, dengan kehadiran Prof. Sadhan Kumar Ghosh yang memberikan kuliah tentang manajemen pengelolaan sampah dan air pada tanggal 2–3 Desember 2025, didampingi Prof. Dr. Misbah Zulfa Elizabeth.

Kolaborasi ini memperkuat kontribusi FISIP dalam isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan pada level internasional.

Kelima, pengabdian masyarakat sebagai wujud kehadiran ilmu. Sebagai fakultas ilmu sosial, FISIP UIN Walisongo menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari misi akademik.

Sepanjang tahun 2025, dosen dan mahasiswa terlibat dalam berbagai program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat berbasis keilmuan sosial-politik, khususnya dalam isu demokrasi lokal, literasi sosial, dan keadilan sosial.

Keenam, peluang dan prospek belajar di FISIP UIN Walisongo. FISIP UIN Walisongo membuka peluang luas bagi generasi muda untuk bergabung melalui Program Studi Ilmu Politik dan Sosiologi.

Kedua program studi ini dirancang adaptif terhadap tantangan zaman, dengan lulusan yang terserap di berbagai sektor strategis—pemerintahan, lembaga riset, organisasi masyarakat sipil, media, hingga sektor internasional.

Dukungan kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta jejaring akademik global menjadi modal penting dalam menyiapkan lulusan yang kritis, berintegritas, dan berdaya saing.

Menutup pernyataannya, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag. menegaskan bahwa seluruh capaian tahun 2025 merupakan pijakan awal untuk penguatan FISIP UIN Walisongo ke depan.

Fakultas berkomitmen untuk terus mengembangkan riset kolaboratif, internasionalisasi pembelajaran, dan pengabdian masyarakat yang memberi dampak nyata bagi bangsa dan peradaban. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 14 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB