The Comeback: Mohammad Yusron dan Keberanian Melawan Waktu di Piala Bupati Malang 2025

- Penulis

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan: Abiyu (teman), Arens (pelatih), Hasan (baju merah). Dok. Istimewa

Keterangan: Abiyu (teman), Arens (pelatih), Hasan (baju merah). Dok. Istimewa

SUARAMUDA.NET, KEPANJEN, MALANG — Di antara deru napas dan riuhnya atmosfer kompetisi di Kejuaraan Kickboxing Piala Bupati Malang, 20-21 Desember 2025 kemarin, terselip sebuah narasi tentang keteguhan hati.

Di atas matras, berdiri Mohammad Yusron Hasani—atau yang akrab disapa Hasan—seorang pria berusia 33 tahun yang baru saja menuntaskan janji pada dirinya sendiri: untuk tidak pernah menyerah pada usia.

Dua tahun bukanlah waktu yang singkat untuk menepi dari dunia kompetisi. Bagi banyak atlet, vakum selama itu sering kali menjadi titik akhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusron sendiri mengaku sempat didera keraguan. Tubuh yang tidak lagi se-eksplosif dulu dan predikat “senior” yang kini melekat pada namanya menjadi tantangan mental yang nyata. Namun, bagi Hasan, panggilan dari dalam arena adalah suara yang tak pernah bisa ia bungkam.

Membangun Kembali dari Nol

Memutuskan untuk kembali berarti siap untuk “berdarah-darah” lagi. Di bawah bimbingan Coach Arens Tiger King MMA dan memakai nama Dojo Katsuge, Hasan memulai perjalanannya dari titik nol. Ia tidak memposisikan dirinya sebagai juara lama, melainkan sebagai murid yang haus akan ilmu.

Baca Juga :  Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Proliga 2025, Pertandingan Pembuka: Jakarta Electric PLN Sukses Sikat Yogya Falcons

Fokus utamanya adalah membedah ulang teknik creative form. Dengan dasar Karate yang kuat, ia menghidupkan kembali setiap kuda-kuda (dachi).

Ia percaya bahwa dalam creative form, keindahan bukan hanya soal kecepatan, tapi soal jiwa yang ada dalam setiap gerakan dasar.

“Kuda-kuda dasar itu harus benar-benar hidup ketika dimasukkan ke dalam combo,” jelasnya. Melalui latihan intensif di Tiger King Camp, ia mengasah kembali koordinasi tubuhnya yang sempat tumpul.

Emas yang Bermakna Lebih dari Sekadar Medali
Puncaknya, di Kepanjen akhir pekan lalu, keraguan itu sirna. Meski harus bersaing dengan tenaga-tenaga muda, kematangan teknik dan ketenangan Hasan membawanya meraih Juara 1 dan Medali Emas.

Baca Juga :  Jadwal Imsakiyah Hari Ini, Full Semua Kota

Namun, saat medali itu dikalungkan, Hasan tidak lantas berpuas diri. Baginya, kemenangan ini adalah pengingat akan PR besar yang masih menanti, terutama soal speed nunchaku yang ingin ia pertajam lagi bersama komunitas INC Mojokerto.

Bukan Tentang Pembuktian, Tapi Gaya Hidup
Kembalinya Hasan ke arena adalah sebuah pesan kuat bagi dunia olahraga amatir maupun profesional.

Baginya, kompetisi di usia kepala tiga bukan lagi tentang menunjukkan siapa yang terkuat kepada orang lain.

“Ini tentang lifestyle untuk diri sendiri—bahwa semangat belajar, berlatih, dan bertumbuh tidak pernah mengenal kata tua,” pungkasnya.

Kisah Hasan di Piala Bupati Malang 2025 adalah pengingat bagi kita semua: bahwa selama api di dalam dada masih menyala, arena akan selalu menjadi tempat bagi mereka yang berani mencoba. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB