Kolaborasi Unwahas dan Komunitas Sahabat Desa Kenalkan Budaya Jamu kepada Anak-Anak di Bukit Cinta Ambarawa

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kegiatan kolaborasi antara PM BEM Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas) 2025 dan Komunitas Sahabat Desa sukses diselenggarakan di Kawasan Bukit Cinta, Banyu Urip, Ambarawa pada Minggu (7/12/2025).

Acara ini ditujukan untuk anak-anak PAUD Al Hidayah Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang dengan total peserta 25 anak. Mereka sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini menghadirkan wali murid dan para guru PAUD sebagai pendamping serta bentuk dukungan terhadap proses edukasi di luar kelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam agenda utamanya, para peserta dikenalkan dengan pembuatan jamu tradisional serta pengenalan berbagai minuman herbal.

Anak-anak dikenalkan pada berbagai rempah Nusantara, mencium aromanya, mengetahui manfaatnya, hingga mencoba meracik jamu sederhana dengan pendampingan para fasilitator. Suasana tawa dan rasa penasaran anak-anak membuat kegiatan semakin hidup dan bermakna.

Kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal, khususnya warisan jamu sebagai identitas bangsa.

Baca Juga :  Ada Rame-rame di MI NU 38 Limbangan Kendal, Ternyata Mahasiswa KKN UIN Walisongo Lakukan Hal ini, Takjub!

Selain itu, kegiatan ini bertujuan melatih kreativitas dan keterampilan motorik anak, menumbuhkan keberanian mencoba hal baru, serta menghadirkan proses belajar yang lebih dekat dengan alam dan kearifan lokal.

Kolaborasi ini juga menjadi jembatan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung tumbuhnya pembelajaran interaktif yang menyenangkan.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, salah satunya guru PAUD Al Hidayah, Wilda. Ia menilai kegiatan ini seru, bermanfaat, dan memberi pengalaman belajar baru bagi anak-anak.

Ia juga berharap kegiatan edukatif seperti ini dapat terus berlanjut untuk memperkaya wawasan dan kreativitas peserta didik.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Kreatif, sebuah event tahunan Kabupaten Semarang yang selalu dinanti karena menghadirkan kegiatan edukasi, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Poster "Ndasmu" Ada di Semarang! Ribuan Mahasiswa Gelar Demo #IndonesiaGelap

Melalui momentum ini, budaya jamu kembali dikenalkan sebagai kekayaan tradisi yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menjadi bagian dari cerita besar warisan leluhur.

Bupati Kabupaten Semarang H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., turut memberikan sambutan hangat. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kawasan Bukit Cinta akan terus dikembangkan melalui penguatan seni dan ekonomi kreatif agar menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan.

Pengembangan ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi masyarakat, baik secara ekonomis maupun dalam pelestarian budaya daerah.

Melalui kegiatan kolaboratif ini, PM BEM Unwahas dan Komunitas Sahabat Desa Kesongo berharap pesan pelestarian budaya dapat tersampaikan dengan cara yang menyenangkan serta memberikan pengalaman belajar baru bagi anak-anak.

Selain itu, kegiatan seperti ini juga sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam melestarikan budaya jamu sebagai identitas bangsa. (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB