Kini, Reog Ponorogo pun Resmi Diakui UNESCO! Indonesia Makin Mendunia

- Penulis

Kamis, 4 Desember 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Kabar super membanggakan datang dari dunia budaya Indonesia! Kini total Warisan Budaya Takbenda UNESCO milik Indonesia mencapai 16, setelah Reog Ponorogo, kebaya, dan kolintang resmi mendapat pengakuan dunia.

Penyerahan sertifikat Intangible Cultural Heritage (ICH) itu digelar di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (2/12/2025). Suasana penuh haru dan bangga terasa karena tiga budaya asli Indonesia akhirnya mendapat spotlight internasional.

Endah Tjahjani Dwirini Retnoastuti, Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan Kementerian Kebudayaan, menyebut capaian ini lahir dari kerja keras banyak pihak—mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga komunitas pelaku budaya.

“Masuk daftar UNESCO bukan garis finish. Ini justru start untuk tanggung jawab yang lebih besar—melestarikan, mengembangkan, dan memastikan budaya ini hidup untuk semua masyarakat,” tegas Endah.

POV: Atraksi Reog Ponorogo. (Gambar: pinterest.com)

Ia menambahkan bahwa sertifikat yang diterima bukan sekadar simbol, tapi mandat internasional untuk menjaga budaya yang sudah diwariskan turun-temurun ratusan tahun.

Dalam seremoni tersebut, sertifikat resmi diserahkan dari Kementerian Luar Negeri ke Kementerian Kebudayaan, lalu diteruskan ke ANRI, serta replika sertifikat dibagikan ke pemerintah daerah dan komunitas budaya terkait.

“Ini adalah memori kolektif bangsa. Pemerintah daerah adalah garda terdepan penjaga budaya,” tambahnya.

Baca Juga :  Frozen Heaven Kolaborasi Emosional Antara MissHearMeClick dan Onesevenbeatxs

Endah juga menegaskan bahwa komunitas budaya punya peran paling vital dalam menjaga keberlangsungan tradisi. Negara akan terus hadir untuk mendampingi.

“Upaya ini adalah hasil gotong royong kita semua,” ujarnya.

Daftar 16 Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang Diakui UNESCO

  • Wayang
  • Keris
  • Batik
  • Pendidikan & Pelatihan Batik
  • Angklung
  • Tari Saman
  • Noken
  • Tiga Genre Tari Tradisional Bali
  • Pinisi
  • Pencak Silat
  • Pantun
  • Gamelan
  • Jamu
  • Kebaya
  • Kolintang
  • Reog Ponorogo

Selamat Indonesia! Semoga makin banyak budaya Nusantara yang mendunia dan terus dibanggakan generasi muda. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB