BRT Trans Semarang Dinilai Bobrok & Langganan Kecelakaan, Wali Kota Ngamuk: “Saya Tidak Mau Tahu!”

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(POV: Trans Semarang/Twitter)

(POV: Trans Semarang/Twitter)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Layanan BRT Trans Semarang kembali jadi sorotan publik. Bukan karena prestasi, tapi karena sederet insiden kecelakaan yang bikin masyarakat geram. Pemkot Semarang pun langsung turun tangan dan melakukan evaluasi besar-besaran.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, secara tegas mengatakan bahwa pihak operator sudah dipanggil dan diberi teguran keras. Armada BRT diminta segera menjalani pemeriksaan total dari ujung kaca hingga roda.

“Ada beberapa indikasi masalah. Pertama kelebihan muatan. Kedua, kondisi mesin sudah tidak prima. Ketiga, sumber daya manusianya. Tiga hal ini kita evaluasi,” tegasnya, Senin (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Armada Kurang, Penumpang Membludak

Agustina mengakui bahwa kelebihan penumpang menjadi persoalan utama yang sulit dihindari. Tapi menambah armada bukan perkara gampang.

Baca Juga :  Meski Produksi Ikan Menurun, TPI Kota Pekalongan Tetap Bergeliat

“Menambah bus itu butuh biaya operasional besar, dan subsidi kita sudah tinggi. Jadi ya kemampuan kita baru segini,” ungkapnya.

Ia juga mewanti-wanti pengemudi agar tidak memaksakan angkut penumpang melebihi kapasitas. Risiko kecelakaan makin besar, dan keselamatan warga taruhannya.

Uji Kelayakan Diperketat, Tak Mau Lagi “Surat Jalan Tanpa Bus”

Selain soal muatan, kondisi fisik bus yang diduga sudah tak layak menjadi perhatian serius. Pemkot menemukan bahwa tahun lalu uji kelayakan beberapa bus yang diperpanjang kontraknya tidak dilakukan secara maksimal.

“Saya panggil Kepala Dinas dan Sekretarisnya. Saya tidak mau tahu! Ini sudah berkali-kali dan membahayakan,” ujar Agustina dengan nada tegas.

Baca Juga :  Sinergi Polsek Weleri dan Streetfire Weleri: Berbagi Takjil Sambil Edukasi Keselamatan Berkendara

Mulai Januari nanti, setiap bus yang ingin memperpanjang kontrak wajib lolos uji kelayakan nyata—bukan sekadar lolos di atas kertas.

“Saya mau lihat sendiri proses pengujiannya. Bukan suudzon, tapi jangan sampai bus-nya tidak datang, suratnya keluar. Keselamatan penumpang nomor satu.”

Kesempatan Terakhir untuk Operator

Pemkot memberi waktu hingga 1 Januari untuk perbaikan armada. Kalau bus gagal uji berkali-kali, solusinya hanya satu:

“Tidak lolos pertama, perbaiki. Tidak lolos kedua, perbaiki. Tidak lolos ketiga, ganti bus. Sudah itu saja.”

Apakah perombakan ini bisa mengembalikan kepercayaan publik pada BRT Trans Semarang? Warga jelas menunggu pembuktian, bukan janji. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
MUI Jateng Punya “Skuad” Baru: Banyak Profesor, Siap Jadi Cooling System di Tengah Dinamika Zaman
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Kamis, 10 September 2026 - 15:15 WIB

FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!

Senin, 7 September 2026 - 20:18 WIB

Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB