Tingkatkan Kerja Sama Global, Indonesia dan Rusia Sepakati Konsultasi Hukum Internasional sebagai Agenda Rutin

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, JAKARTA — Langkah strategis Indonesia dan Rusia yang baru saja dilakukan dengan menyelenggarakan konsultasi bilateral pertama khusus membahas isu hukum internasional.

Pertemuan bersejarah pada 29-30 September 2025 ini membuka babak baru kolaborasi kedua negara dalam membentuk masa depan tata kelola global.

Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh para pakar hukum terkemuka ini, delegasi Rusia dipimpin oleh Direktur Departemen Hukum Kemlu Rusia Maksim Musikhin, sementara Indonesia diwakili oleh Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kemlu RI Amrih Jinangkung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polhukam Mohammad Kurniadi Koba semakin mempertegas komitmen Indonesia dalam menyatukan strategi menghadapi dinamika hukum global.

Baca Juga :  Tiga Alasan Indonesia Harus Segera Berbisnis dengan Rusia: Hasil KazanForum 2026

Konsultasi ini merupakan bukti nyata pelaksanaan komitmen kedua negara dalam membangun kemitraan yang lebih substantif, sekaligus menjalankan mandat Rencana Konsultasi 2024-2026.

 

Wujudkan Koordinasi Global yang Lebih Kuat

Mari kita apresiasi kesepakatan kedua negara untuk memperkuat dialog hukum bilateral! Langkah ini akan meningkatkan sinergi posisi nasional kedua negara dalam menghadapi berbagai isu hukum internasional terkini.

Melalui forum Komite Keenam Majelis Umum PBB, kedua negara berkomitmen untuk bersama-sama membentuk pendekatan yang konstruktif dalam menyikapi perkembangan hukum internasional.

Kedua delegasi berhasil menciptakan landasan kuat untuk kolaborasi masa depan, melalui pertukaran pandangan yang mendalam dan konstruktifm

Mari kita dukung upaya pencarian titik temu dan sinergi antara kepentingan nasional kedua negara dalam menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  BRICS Gaspol Uji Sistem Pembayaran Baru Tanpa Dolar AS!

 

Konsultasi sebagai Tradisi Baru

Yang paling menggembirakan, kedua pihak sepakat untuk menjadikan konsultasi hukum ini sebagai mekanisme reguler!

Komitmen ini patut kita dukung sebagai wujud keseriusan kedua negara dalam secara proaktif membentuk masa depan tata kelola hukum global.

Ayo kita nantikan putaran berikutnya yang akan diselenggarakan di Moskow! Langkah ini merupakan kesempatan emas untuk semakin memperdalam kemitraan strategis Indonesia-Rusia.

Kemitraan ini tidak hanya di bidang politik dan ekonomi, tetapi juga dalam menciptakan arsitektur hukum global yang lebih adil dan berimbang. Bersama, kita bisa mewujudkan tata kelola dunia yang lebih baik. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB