Nasib Kementerian BUMN: Bakal Dilebur ke Danantara, Gimana dengan ASN?

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Isu peleburan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Danantara lagi jadi perbincangan panas. Banyak yang bertanya-tanya: kalau beneran dilebur, gimana nasib para pegawai kementerian alias ASN di sana?

Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, santai menanggapi isu ini. Menurutnya, peleburan lembaga itu bukan hal baru.

“Skemanya nggak boleh merugikan ASN. Sudah banyak contoh, kayak waktu Kementerian Keuangan pindah ke OJK,” jelasnya saat ditemui di Sentul, Rabu (24/9/2025).

Bahkan, Zudan menilai perpindahan ini justru bisa jadi peluang emas buat ASN. “Ini kesempatan bagus untuk berkarya di tempat yang berbeda. Pengalaman baru itu penting banget,” tambahnya.

Spekulasi soal masa depan Kementerian BUMN makin ramai setelah Erick Thohir “naik kelas” jadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Sementara itu, fungsi operasional BUMN kini sudah lebih banyak diambil alih Danantara.

Mensesneg Prasetyo Hadi pun buka suara. Katanya, wacana peleburan ini masih tahap pembahasan. “Baru mau dibahas,” ujarnya di DPR RI, Selasa (23/9/2025).

Baca Juga :  Kabar Gembira, Lurr! Berikut Daftar Tol Gratis Saat Liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Sini!

Lebih lanjut, Prasetyo menjelaskan kalau Kementerian BUMN sekarang posisinya lebih banyak sebagai regulator. Ada kemungkinan, status kementerian ini nantinya diturunkan jadi Badan.

“Operasionalnya sudah dikerjakan BPI Danantara. Jadi bisa saja kementerian diturunkan statusnya,” ungkapnya.

Intinya, meski status Kementerian BUMN masih jadi tanda tanya, Zudan memastikan: ASN nggak bakal dirugikan. Malah bisa jadi, mereka bakal punya petualangan karier baru yang lebih menantang. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB