Stop “Tot Tot Wuk Wuk”, Netizen Geram Pejabat Suka Nyalain Sirine di Jalan

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Media sosial tengah ramai gerakan 'Stop Tot Tot Wuk Wuk' atau fasilitas sirine dan strobo yang digunakan pejabat di jalan raya. (ANTARA/HO/X-@mafiawasit)

Media sosial tengah ramai gerakan 'Stop Tot Tot Wuk Wuk' atau fasilitas sirine dan strobo yang digunakan pejabat di jalan raya. (ANTARA/HO/X-@mafiawasit)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Lagi-lagi dunia maya rame banget! Kali ini netizen bikin gerakan unik: “Stop Tot Tot Wuk Wuk”, sindiran pedas buat pejabat yang doyan pakai sirine dan strobo biar jalanan lancar.

Isu ini langsung bikin Istana buka suara. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, bilang pejabat nggak bisa semaunya pakai fasilitas itu.

“Ya, harus tetap ada kepatutan. Jangan asal tot-tot seenaknya di jalan,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (19/9).

Prasetyo bahkan kasih contoh Presiden Prabowo Subianto yang nggak selalu nyalain strobo. Kadang malah ikutan macet di lampu merah, kayak rakyat biasa. “Kalau nggak urgent ya berhenti juga,” imbuhnya.

Dari sisi polisi, gerakan ini juga jadi bahan introspeksi. Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho bilang, pihaknya udah jarang banget pakai sirine dan strobo buat kawal pejabat karena bikin jalanan tambah semrawut. “Semoga nggak usah pakai tot-tot lagi deh,” ucapnya.

Baca Juga :  Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Dialog Bersama Penyuluh Kehutanan Sulawesi Selatan

Jadi, kalau netizen makin lantang teriak “Stop Tot Tot Wuk Wuk”, artinya udah waktunya pejabat sadar diri. Jalanan milik semua, bukan cuma milik yang bisa bunyiin sirine! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB