Baliku Sayang, Baliku Malang: Pulau Dewata Lumpuh Diterjang Banjir

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kendaraan roda empat milik warga tersapu banjir di Perumahan Gria Batu Indah, Banjar Batu Sangian, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. (Dok. Istimewa via Detikcom)

Foto: Kendaraan roda empat milik warga tersapu banjir di Perumahan Gria Batu Indah, Banjar Batu Sangian, Desa Gubug, Kecamatan Tabanan. (Dok. Istimewa via Detikcom)

SUARAMUDA.NET, DENPASAR — Baliku sayang, Baliku malang. Begitulah ungkapan yang paling tepat menggambarkan kondisi Pulau Dewata saat ini. Guyuran hujan deras selama berhari-hari mengakibatkan banjir besar di sejumlah kawasan wisata Bali, membuat aktivitas pariwisata lumpuh total.

Bandara I Gusti Ngurah Rai sempat mengalami penundaan penerbangan akibat genangan air di area akses jalan, sementara arus lalu lintas menuju kawasan Kuta, Seminyak, dan Sanur terjebak macet parah karena jalan tergenang.

Para wisatawan yang tengah berlibur terpaksa membatalkan agenda perjalanan mereka, mulai dari snorkeling di Nusa Dua hingga trekking di Ubud.

“Ini pengalaman yang menyedihkan. Kami datang untuk menikmati pantai, tapi malah terjebak di hotel karena banjir,” ungkap Maria, wisatawan asal Spanyol yang sudah tiga hari tak bisa keluar dari kawasan penginapannya di Legian.

Hotel dan villa di daerah rendah pun kebanjiran. Beberapa pengelola tempat wisata menutup sementara destinasi mereka demi keselamatan pengunjung.

Pedagang kecil di sekitar pantai menjerit karena omset mendadak anjlok. “Biasanya ramai turis, sekarang sepi sekali. Dagangan tidak laku,” keluh Wayan, pedagang aksesoris di Kuta.

Baca Juga :  Pertama di Aceh, Nazhir Wakaf Warrior dan KB Bank Syariah Resmi Luncurkan CWLD Seri 004 Untuk Dukung UMKM Peternakan

Pemerintah Provinsi Bali telah menurunkan tim gabungan BPBD, TNI, dan Polri untuk membantu evakuasi warga, sekaligus membersihkan genangan lumpur di jalur-jalur utama. Namun, pemulihan pariwisata diprediksi tidak akan cepat.

Bali, yang selama ini dikenal dengan keindahan alam dan keramahan budaya, kini harus menghadapi kenyataan pahit.

Sektor pariwisata, yang menjadi tulang punggung ekonomi, lumpuh oleh bencana alam. Baliku sayang, Baliku malang — Pulau Dewata tengah menangis, dan dunia pun ikut bersedih. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB