Bukti Pinjol Lebih Disukai Warga RI! Orang Indonesia Paling Doyan Utang Pinjol Ketimbang Paylater, Nilainya Hampir Rp 85 Triliun

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hutang pinjol (suara.com)

Ilustrasi hutang pinjol (suara.com)

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Bicara soal utang, warga Indonesia ternyata lebih doyan ngutang lewat pinjaman online alias pinjol ketimbang pakai layanan paylater. Data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jadi buktinya.

Sampai Juli 2025, nilai pinjaman yang masih berjalan (outstanding) di fintech lending tembus Rp 84,66 triliun.

Angka ini naik 22,01 persen dibanding tahun lalu. Meski pertumbuhan sempat lebih kencang di Juni 2025 (25,06 persen), trennya tetap menunjukkan pinjol makin jadi pilihan utama.

Menurut Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, kondisi ini masih aman. Tingkat risiko kredit macet alias TWP90 justru menurun ke 2,75 persen, dari bulan sebelumnya 2,85 persen.

Artinya, meski utang makin banyak, warga masih cukup disiplin bayar cicilan.

Kalau dibandingkan, paylater memang lagi naik daun, tapi nilainya belum bisa menandingi pinjol.

Baca Juga :  PWNU Komitmen Jalankan Amanah PBNU di Jawa Tengah

Total pembiayaan paylater baru menyentuh Rp 8,81 triliun, meski pertumbuhannya lebih ngebut, yakni 56,74 persen secara tahunan. Bahkan rasio kredit bermasalahnya juga turun dari 3,26 persen jadi 2,95 persen.

Singkatnya, paylater boleh saja ngetren buat belanja sehari-hari. Tapi kalau urusan pinjam duit dalam jumlah lebih gede, pinjol masih jadi primadona masyarakat RI. (Red)

Sumber: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MESSI BELUM HABIS! Comeback Gila Argentina Bikin Inggris Gigit Jari, Tiket Final Piala Dunia 2026 di Tangan
Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau
Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT
GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik
Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum
Presiden, Kata “Bajingan”, dan Marwah Kepemimpinan
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie: Jangan Sampai Penegakan Hukum Jadi Ajang Kompromi Politik
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:11 WIB

Bediding Mulai Menggigit! Dini Hari di Wilayah Sugio Bisa Bikin Menggigil, Warga Diminta Siaga Hadapi Puncak Kemarau

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:54 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:39 WIB

GEMABUDHI Blitar Gelar Puja Uposatha Bulan Gelap di Candi Kalicilik

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:43 WIB

Dinasti Sepak Bola Runtuh! Jerman dan Brasil Tersingkir, Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:31 WIB

Patriot Bond Digugat ke MK, Pemerintah Siap Turunkan Tim Ahli Hukum

Berita Terbaru