Keren! Mahasiswa Hukum Unwahas Ini Jadi Pembicara di Vietnam, Bahas Pajak Perusahaan Multinasional!

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, HANOI, VIETNAM — Mahasiswa Indonesia kembali bikin bangga! Kali ini datang dari Roy David Kiantiong, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang.

Nggak main-main, Roy diundang jadi pembicara di acara Seminar Mahasiswa Internasional di Hanoi Law University (HLU), Vietnam!

​Roy membawakan topik yang keren dan penting banget, yaitu “Perbandingan Dasar Hukum Transfer Pricing di Indonesia dan Vietnam.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Buat yang bingung, transfer pricing itu istilah gampangnya, cara perusahaan multinasional atur harga jual-beli antar-cabang mereka sendiri. Ini sering banget jadi celah buat “ngakalin” pajak.

Baca Juga :  Presiden Rusia Putin Akan Berkunjung ke Beberapa Negara Asia, Mampir Indonesia?

Menurut Roy, masalah ini bukan cuma soal pajak doang, tapi juga soal keadilan hukum. Kalau regulasi nggak ketat, bisa-bisa negara rugi besar karena perusahaan seenaknya menghindari pajak.

Duh, bahaya banget kan? Makanya, Roy bilang, Indonesia dan Vietnam punya PR (pekerjaan rumah) yang sama buat ngetatin aturan ini.

​Presentasi Roy sukses banget! Peserta seminar—mulai dari mahasiswa, dosen, sampai akademisi—pada antusias dan banyak yang nanya-nanya. Diskusi jadi hidup dan seru!

Baca Juga :  Nyalakan Api Kepemimpinan, LKMM-TD Fakultas Hukum Unwahas Siapkan Nahkoda Masa Depan

​Dekan Fakultas Hukum Unwahas, Dr. M. Shdiqon Prabowo, jelas bangga banget. “Ini bukti kalau mahasiswa kami bisa bersaing di kancah internasional,” katanya. “Kami mau terus dorong mahasiswa biar bisa Go Global!”

​Prestasi Roy ini juga jadi bukti bahwa kampus Unwahas serius banget buat jadi universitas yang punya visi internasional.

Semoga pencapaian Roy ini bisa jadi inspirasi buat teman-teman mahasiswa lainnya biar makin semangat, berani tampil, dan nggak takut buat berkarya di tingkat dunia! ! (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026
Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit
Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok
Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha
Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung
Tingkatkan Mutu Produk Olahan, Tim Pengabdian UPN Veteran Jatim Dampingi UMKM Sambal Pecel “Lestari” Blitar
Modernisasi Produksi Telur Asin di Tulungagung, Alat Pencuci Berbasis Riset Bikin UMKM Makin Efisien
Dorong UMKM Naik Kelas, Akademisi UPN Veteran Jawa Timur Kenalkan Oven Multitray dan Kemasan Baru di Bolu “Bu Pur”
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 05:53 WIB

Bukan Sekadar Datang! Guru MTs Muhammadiyah 20 Menongo Siap “Berburu” Inspirasi di EXTRANAS 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 11:41 WIB

Honor Guru Madrasah Swasta Cuma Rp50 Ribu, Menag Akui Realita Pahit

Rabu, 9 September 2026 - 17:39 WIB

Zuhri: Diplomasi Bukan Cuma Urusan Negara, Warga Bisa Jadi Jembatan Indonesia–Tiongkok

Selasa, 8 September 2026 - 18:53 WIB

Dari Usus Ayam Jadi Cuan: UPN Veteran Jatim Dorong Siswa SMK Nazhatut Thullab Jadi Wirausaha

Senin, 7 September 2026 - 22:34 WIB

Dorong Produksi Lebih Efisien dan Bermutu, Tim Pengabdian Terapkan Mesin Chopper Kedelai Termodifikasi di UMKM Tahu Tulungagung

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB