Ibu-Ibu Desa Kandangrejo Sulap Bawang Merah Jadi Cuan: Sekolah Perempuan Plus 2025 Hadirkan Kelas Wirausaha Kreatif

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA.NET, GROBOGAN — Upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa melalui potensi lokal kembali digelar oleh PPK ORMAWA IMM Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Semarang.

Kali ini, program Sekolah Perempuan Plus 2025 berlanjut di Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, dengan menghadirkan kelas MKB007 – Perempuan Kreatif Wirausaha Lokal sebagai kelanjutan dari pelatihan sebelumnya.

Materi dipandu oleh Riyadlotul Badriyah dari Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan, yang mengajarkan praktik langsung mengolah bawang merah menjadi bawang goreng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 36 peserta perempuan mengikuti sesi ini, sementara anak-anak mereka belajar mewarnai dan berhitung di Ahda Day Care yang disediakan panitia, sehingga para ibu dapat fokus belajar.

Pelatihan membahas seluruh tahapan pembuatan bawang goreng, mulai dari pengupasan, pemotongan, perendaman air garam, penggorengan, hingga penirisan minyak.

Baca Juga :  Bukan Sekadar Wacana, FORPELA Dorong Perempuan Semarang Jadi Garda Depan Toleransi

Peserta juga diajak membandingkan hasil bawang goreng premium dengan bawang goreng yang diberi tepung maizena, untuk memahami perbedaan rasa, tekstur, dan daya simpan.

Riyadlotul menekankan pentingnya kebersihan dan teknik tepat dalam produksi. Menurutnya, proses sederhana seperti pencucian dan penggaraman memiliki dampak besar pada kualitas rasa, sementara penirisan minyak berpengaruh pada ketahanan produk.

Ia juga mengingatkan bahwa perempuan memiliki keunggulan alamiah seperti ketelatenan dan perhatian pada detail, yang menjadi modal kuat dalam berwirausaha.

“Kalau dikelola dengan konsisten, bawang goreng bisa jadi ikon kuliner lokal yang laku di pasar daerah hingga nasional,” ujarnya. Ia bahkan mendorong pembentukan kelompok usaha bersama untuk menggerakkan perekonomian perempuan desa.

Ketua Tim Pelaksana, Reffi, menyatakan pelatihan ini bertujuan membekali perempuan Desa Kandangrejo dengan keterampilan praktis sekaligus wawasan bisnis, agar hasil tani dapat diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Baca Juga :  Resmi dilantik, Berikut Pengurus/Andalan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kendal Masa Bhakti 2024-2029

Kepala Desa Widi Rifa’i pun mengapresiasi inisiatif ini, meyakini para ibu akan semakin kreatif dan mandiri dalam mengolah hasil pertanian.

“Kalau dikelola dengan konsisten, bawang goreng bisa jadi ikon kuliner lokal yang laku di pasar daerah hingga nasional,” ujarnya. Ia bahkan mendorong pembentukan kelompok usaha bersama untuk menggerakkan perekonomian perempuan desa.

Ketua Tim Pelaksana, Reffi, menyatakan pelatihan ini bertujuan membekali perempuan Desa Kandangrejo dengan keterampilan praktis sekaligus wawasan bisnis, agar hasil tani dapat diolah menjadi produk bernilai jual tinggi.

Kepala Desa Widi Rifa’i pun mengapresiasi inisiatif ini, meyakini para ibu akan semakin kreatif dan mandiri dalam mengolah hasil pertanian. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo
Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Soal Geothermal, Bupati Semarang Tegas: Lanjut atau Tidak, Kewenangan Pusat
Gaji PPPK Mau Diambil Alih Pemerintah Pusat? Jateng Bisa Punya Napas Baru Rp2 Triliun
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 09:45 WIB

Harmoni Dakwah dan Seni Inklusif: BAZNAS RI Bersama Yayasan Kiblat Abinaya Semai Harapan Baru bagi Disabilitas dan Kaum Marjinal Sukoharjo

Jumat, 25 September 2026 - 09:24 WIB

Wujudkan Inklusi Sosial Tanpa Sekat, BAZNAS RI dan Yayasan Kiblat Abinaya Gagas Pembinaan Edutainment bagi Kaum Marjinal Sukoharjo

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 13 September 2026 - 15:36 WIB

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Menjaga Persatuan, Merawat Perdamaian

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Berita Terbaru

Ilustrasi: suaramuda.net

Sino Insight

China Pimpin BRICS 2027, Dedolarisasi Kembali Jadi Sorotan

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:42 WIB

KILAS GLOBAL

Mengapa Greenland Penting bagi AS, Eropa, dan Masa Depan Arktik

Rabu, 30 Sep 2026 - 12:28 WIB

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB