Bupati Pati Telah Batalkan Pajak 250% dan Yayak Gundul Urungkan Aksi, Apakah Rakyat Pati Akan Tetap Demo?

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pati Sudewo (dok.istimewa)

Bupati Pati Sudewo (dok.istimewa)

SUARAMUDA.NET., SEMARANG – Pati lagi panas, gengs! Setelah bikin heboh gara-gara naikin Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sampai 250%, akhirnya Bupati Pati, Sudewo, resmi “narik rem tangan” alias membatalkan kebijakan tersebut.

Keputusan ini diambil setelah Sudewo dapet “bisikan” dari pusat dan provinsi, plus gelombang protes warga dan tokoh masyarakat yang nggak setuju.

“Sesuai arahan Bapak Mendagri, Gubernur Jateng, dan tuntutan warga Pati, kenaikan PBB saya batalkan. Balik ke tarif normal 2024,” kata Sudewo, Jumat (8/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar ini langsung bikin Koordinator Gerakan Pati Bersatu, Cahya Basuki alias Yayak Gundul, ngerem rencana demo besar-besaran yang tadinya mau digelar 13 Agustus.

Baca Juga :  Darul Amanah Football Academy Siap Harumkan Indonesia di Singa Cup 2024

Dikabarkan ISKNews.com, Yayak yang sebelumnya getol ngajak massa turun ke jalan, kini malah minta warga nggak usah demo lagi.

“Tuntutan sudah dikabulkan. PBB-P2 dibatalkan, balik ke tarif normal,” tegas Yayak.

Eits… tapi tunggu dulu! Nggak semua orang puas sama “U-Turn” Sudewo. Dari laporan BBC, ternyata masih ada kelompok masyarakat yang tetap kekeuh mau demo tanggal 13 Agustus.

Koordinator Gerakan Pati Bersatu bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat bersama Kapolresta Pati, Dandim 0718/Pati, dan Bupati Pati di salah satu rumah makan di Kota Pati. (Foto: ISKNews.com)

Mereka tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, dan tuntutannya nggak cuma soal pajak.

Baca Juga :  Mungkinkah Pemakzulan Bupati Pati Bakal Kandas?

Supriyono, perwakilan aliansi, blak-blakan: “Kita mau Bupati Sudewo dilengserkan. Udah nggak layak mimpin Pati.”

Selain itu, agenda aksi mereka lumayan rame:

  • Tuntut Sudewo mundur dari kursi bupati
  • Tolak sekolah lima hari
  • Tolak renovasi Alun-Alun Pati senilai Rp2 miliar
  • Tolak pembongkaran total Masjid Alun-Alun Pati yang bersejarah

Intinya, drama ini belum tamat. Meski pajak 250% udah dibatalkan, semangat warga buat demo masih full tank. Tinggal tunggu tanggal 13 Agustus, apakah Pati bakal makin panas atau malah adem “mlempem“? (Red)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB