Zionis Menggila: Usai Iran, Israel Hantam Suriah — China Kecam Keras!

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan IDF saat melakukan serangan ke Suriah/ foto: tempo.co

Pasukan IDF saat melakukan serangan ke Suriah/ foto: tempo.co

SUARAMUDA.NET, SEMARANG — Lagi, lagi dan lagi! Usai menyerang Iran, Israel kembali melancarkan serangannya ke Suriah. Negara zionis itu nampak ‘demen’ perang.

Jet-jet tempur pasukan IDF melancarkan serangan udara ke bangunan Kementerian Pertahanan Suriah, Selasa (15/7/2025) lalu. Sementara objek itu berada dekat dengan kompleks Istana Presiden di Damaskus, Suriah.

Pasukan IDF menyatakan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah memerintahkan jajarannya untuk menyerang militer Suriah di Suwayda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikabarkan, Tel Aviv mengeklaim bahwa serangan tersebut dilakukan demi melindungi komunitas Druze di Suriah.

Baca Juga :  Update Gempa Myanmar: 3.300 Tewas, 4.500 Terluka dan 220 Orang Hilang

Meteka berdalih, ada “ikatan erat” antara komunitas Druze di Suriah dan yang berada di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Dikabarkan banyak media, bentrokan antara milisi Druze bersenjata dan kelompok Badui di Suwayda memang terjadi pada Ahad (13/7/2025) akhir pekan lalu.

Reaksi China

Menyorot serangan Israel di Suriah, Pemerintah Republik Rakyat China (RRC) pun mengecam serangan udara Israel terhadap Damaskus baru-baru ini.

Dalam pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RRC mengimbau Tel Aviv agar menghormati kedaulatan teritorial Suriah.

Baca Juga :  Pisah-Sambut Home Staff KBRI Tunis: Suasana Haru Warnai Malam Kebersamaan di Wisma RI

“Kedaulatan dan integritas teritorial Suriah harus dihormati,” kata Juru Bicara Kemenlu RRC, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing, Kamis (17/7/2025) lalu.

China mengingatkan, eskalasi konflik di Timur Tengah dapat terus meningkat akibat operasi militer Israel (IDF) terbaru itu. Semestinya, seluruh pihak dapat menahan diri.

“Khususnya, mengingat gejolak yang terus berlanjut di Timur Tengah, seharusnya tidak ada tindakan yang dapat menyebabkan eskalasi,” tambah Lin Jian. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB
BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 07:49 WIB

Netanyahu Naik Podium, Delegasi Indonesia Pilih Walk Out dari Sidang PBB

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB