Soal Kaldera Toba yang Terancam Dicoret UNESCO, Sutarto: Mau Anak Cucu Kita Cuma Tahu dari Buku Sejarah?

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, MEDAN — Dunia bisa saja tak lagi mengenal Kaldera Toba sebagai warisan geologis dunia!

Ancaman pencabutan status Geopark Global dari UNESCO sejak 2023 kini jadi kenyataan yang makin dekat, dan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto, angkat suara dengan peringatan keras.

“Jangan sampai anak cucu kita hanya mendengar Kaldera Toba dari cerita atau buku sejarah,” ujar Sutarto, Minggu (1/6/2025), dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut peringatan UNESCO bukan sekadar formalitas, tapi sinyal bahaya atas kelalaian pengelolaan ikon dunia itu.

Baca Juga :  Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Kaldera Toba sudah dikartu-kuningi karena pengelolaannya dianggap lemah.

UNESCO menuntut pembenahan serius: mulai dari edukasi berbasis riset, optimalisasi manajemen, hingga revitalisasi kawasan. Namun hingga kini, langkah nyata masih minim.

“Ini bukan sekadar urusan pariwisata. Ini soal harga diri Sumatera Utara,” ucap Sutarto lantang.

Ia mendesak agar pemerintah provinsi, pengelola, dan seluruh pemangku kepentingan segera bertindak.

Bahkan, Sutarto mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam. “Kalau rusak, kita semua yang rugi. Kita butuh gerakan bersama!”

Baca Juga :  Anggaran Seremonial Rp71,7 Miliar Disorot Kemendagri, TAPA Aceh Dituding Menyimpang dari RPJMA dan Mengkhianati Rakyat

Potensi Kaldera Toba luar biasa—dari sektor wisata, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan UMKM.

Tapi semua itu bisa lenyap, jika status dunia dari UNESCO benar-benar dicabut.

“Bayangkan betapa malunya jika anak cucu kita nanti bertanya: kenapa kita gagal menjaga salah satu warisan dunia ini?” ujar Sutarto dengan nada menohok.

Kini, pilihan ada di tangan kita: selamatkan Kaldera Toba atau bersiap kehilangan kebanggaan dunia untuk selamanya. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?
Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan
MK Larang Dana Pendidikan Dipakai buat MBG, Tapi Berlaku Penuh Mulai 2028
Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK
Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:38 WIB

Laili Abidah Jadikan Aspirasi Muslimat NU sebagai Dasar Perjuangkan Program Perempuan

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:30 WIB

Lagi dan Lagi! Bupati Pemalang Tertangkap OTT KPK

Senin, 27 Juli 2026 - 22:44 WIB

Desa Hilimbowo Punya Sekolah Lansia, Hari Tua Kini Makin Seru dan Produktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru

Foto: REUTERS/Anastasia Barashkova

KILAS GLOBAL

Malaysia Merasa Ditipu Gibran, Begini Penjelasannya!

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:25 WIB

Gambar: Kompas.com

KABAR NUSANTARA

Masyarakat Tak Yakin Kopdes Merah Putih Akan Mampu Berkembang?

Sabtu, 1 Agu 2026 - 20:05 WIB

RAGAM

PDPM Ogan Ilir selenggarakan Madrasah Anti Korupsi

Jumat, 31 Jul 2026 - 10:58 WIB