Inovasi Mahasiswa Teknik Kimia UPN Veteran Jawa Timur: Ubah Limbah Jeroan Ikan dan Sekam Padi Jadi Pupuk Cair Organik Ramah Lingkungan di Desa Segorotambak

- Penulis

Minggu, 1 Juni 2025 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SIDOARJO — Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur kembali menunjukkan kontribusi nyata melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Bina Desa di Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi bersama dosen pembimbing serta masyarakat setempat, mereka berhasil mengolah limbah jeroan ikan dan sekam padi menjadi pupuk cair organik yang ramah lingkungan sekaligus ekonomis untuk mendukung sektor pertanian dan budidaya ikan di wilayah pesisir.

Program yang berlangsung selama satu bulan, sejak 28 April hingga 28 Mei 2025, ini berawal dari keprihatinan terhadap pengelolaan limbah organik yang kerap menimbulkan bau tidak sedap dan pencemaran lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Limbah jeroan ikan dari pengolahan skala kecil yang banyak ditemukan di sekitar desa kini tidak lagi menjadi beban, melainkan diubah menjadi solusi berkelanjutan.

Melalui metode fermentasi sederhana hasil pengembangan mahasiswa Teknik Kimia UPN Veteran Jawa Timur, limbah jeroan ikan dicampur dengan sekam padi, EM4, molase, air cucian beras, dan air, kemudian difermentasi secara alami selama 2 hingga 4 minggu.

Proses tersebut menghasilkan pupuk cair kaya nutrisi, seperti nitrogen dan silika, yang sangat berperan dalam meningkatkan kesehatan tanaman serta daya tahan terhadap serangan penyakit.

Selain itu, produk ini efektif mengendalikan hama ringan tanpa mengandalkan bahan kimia berbahaya, sehingga aman dan ramah untuk pertanian organik.

Baca Juga :  Innalillahi ... PT Sritex Tutup Selamanya, Karyawan Berduka!

Selain penerapan teknologi tepat guna, program MBKM juga menitikberatkan pada edukasi dan pelatihan kepada masyarakat. Warga Desa Segorotambak, Aisyah, pelaku UMKM pengolahan ikan, merasakan manfaat langsung dari inovasi ini.

“Dulu limbah jeroan ikan cuma dibuang begitu saja, sekarang bisa dimanfaatkan menjadi pupuk cair yang membantu tanaman di kebun saya tumbuh lebih subur,” ujar Aisyah dengan penuh antusiasme.

Sementara itu, Agus, pembudidaya ikan yang turut mendukung ekosistem usaha UMKM di desa, menyambut baik program tersebut.

“Walaupun saya tidak mengolah limbah secara langsung, keberadaan pupuk cair ini sangat membantu menjaga lingkungan sekitar tetap bersih dan sehat. Dampaknya pun meluas karena turut mendukung usaha pengolahan ikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kepala Desa Segorotambak, Hj. Anik Mahmudah, memberikan penghargaan tinggi atas inisiatif ini.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi dedikasi mahasiswa serta dosen Teknik Kimia UPN Veteran Jawa Timur yang membawa perubahan positif bagi desa kami, “ucapnya.

Ia menambahkan, limbah yang dulu menjadi persoalan kini bertransformasi menjadi sumber manfaat sekaligus membuka peluang penghasilan baru yang memberdayakan warga.

Hj. Anik Mahmudah menegaskan, program ini tidak hanya menciptakan lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian yang kuat di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Kelompok 38 UPN Veteran Jawa Timur Bikin Bazar UMKM dan Senam Sehat Bareng Warga Kelurahan Sidotopo Wetan, Proker Berakhir

“Kami berharap inovasi ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di seluruh Indonesia. Kami bangga dapat menjadi bagian dari perubahan tersebut,” ujarnya dengan bangga.

Sementara itu, Dosen pembimbing lapangan, Maudy Pratiwi Novia Matovanni, ST, MT, menambahkan bahwa Program MBKM Bina Desa ini adalah bukti nyata konsep learning by doing dan pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tapi juga langsung menerapkan ilmu teknik kimia untuk menyelesaikan tantangan riil di lapangan, ” kata Maudy Pratiwi.

Ke depan, pupuk cair hasil inovasi ini akan dikembangkan sebagai produk unggulan Desa Segorotambak.

Melalui pendampingan dan pelatihan berkelanjutan, warga didorong untuk memproduksi dan memasarkan produk secara kolektif, membangun ekonomi sirkular yang berkelanjutan dan memberdayakan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Kolaborasi aktif antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat desa dalam program MBKM Bina Desa Teknik Kimia UPN Veteran Jawa Timur ini membuktikan bahwa inovasi lokal berbasis riset sederhana mampu menjadi kunci keberhasilan pembangunan berkelanjutan.

Desa Segorotambak pun kini menjadi inspirasi desa mandiri, ramah lingkungan, dan inovatif yang siap menghadapi tantangan masa depan.

**) Artikel ini ditulis oleh: Sandy Aulia Treeana dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T., Mahasiswa dan Dosen Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394
Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045
IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML
Prof. Philip K. Widjaja Bawa Pesan Aksi Nyata, Bambang Patijaya Dorong Kepemimpinan Berdampak
GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna
Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan
Madrasah Ramah Anak! MIN 9 Langkat Hadirkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Bullying
Kamu Wajib Tahu! Prabowo Bikin Kampus Baru, Namanya Universitas Republik Indonesia
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:28 WIB

Soliditas Pramuka Tasikmalaya Warnai Parade Batik Sukapura, Dukung Hari Jadi ke-394

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:07 WIB

Wamen ESDM Ajak Generasi Muda Buddhis Kawal Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:02 WIB

IAILM Suryalaya Istiqamah Cetak Pembina Pramuka Berkarakter Lewat KMD dan KML

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:53 WIB

GovLine: Hak Angket DPRD Gowa Belum Berarti Pemakzulan, Publik Diminta Menunggu Putusan Paripurna

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:28 WIB

Ketum GEMABUDHI Bambang Patijaya Dorong Kader Kuasai Isu Energi, Pangan, hingga Lingkungan

Berita Terbaru