Perkuat Hubungan Budaya Indonesia-Rusia, Menteri Kebudayaan Rusia Gelar Lawatan ke Jakarta

- Penulis

Jumat, 18 April 2025 - 05:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA — Menteri Kebudayaan Federasi Rusia Olga Lyubimova menyelesaikan kunjungan kerja dua harinya di Indonesia (14-15 April 2025) yang difokuskan pada penguatan kerja sama budaya antara kedua negara.

Kunjungan ini merupakan bagian dari Sidang ke-13 Komisi Bersama Rusia-Indonesia untuk Kerja Sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknik.

Menteri Kebudayaan Federasi Rusia, Olga Borisovna Lyubimova, sejak Januari 2020 adalah sosok kunci dalam pembangunan kebijakan budaya Rusia modern.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum menjabat sebagai menteri, perempuan kelahiran 1980 ini memimpin Departemen Sinematografi Kementerian Kebudayaan Rusia selama lima tahun.

Lyubimova dikenal sebagai arsitek utama program digitalisasi warisan budaya Rusia dan pendukung kuat industri kreatif nasional.

Diplomasi Budaya sebagai Penguat Hubungan Bilateral

Dalam pidato utamanya di sesi pleno Komisi Bersama, Lyubimova menegaskan budaya adalah jembatan paling efektif untuk menyatukan masyarakat Rusia dan Indonesia.

“Tahun 2025 yang menandai 75 tahun hubungan diplomatik kita harus menjadi momentum untuk memperdalam kerja sama ini, “ujarnya.

Baca Juga :  Denis Manturov Pimpin Delegasi Rusia ke Indonesia, Perkuat Kerja Sama Indonesia-Rusia

Menteri Lyubimova kemudian melakukan pertemuan bilateral dengan koleganya dari Indonesia, yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Fadli Zon.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini menghasilkan beberapa kesepakatan penting. Pertama, kedua negara sepakat meningkatkan pertukaran pameran museum dan seni pertunjukan. Galeri Nasional Indonesia dan Museum Hermitage akan melakukan kolaborasi khusus pada 2026.

Kedua, kerja sama perfilman. Di mana,
akan dibentuk program residensi bersama untuk sineas muda kedua negara serta festival film bersama yang akan digelar bergantian di Moskow dan Jakarta.

Ketiga, pelestarian warisan budaya. Rusia menawarkan bantuan teknis dalam digitalisasi dan konservasi situs warisan budaya Indonesia, khususnya yang terdaftar di UNESCO.

Puncak Acara: Konser Gala 75 Tahun Hubungan Diplomatik

Malam hari pada 14 April 2025 menjadi sorotan utama dengan digelarnya Konser Gala di Teater Ciputra Artpreneur.

Baca Juga :  Dunia Geger! Ratusan Atlet Ramai-ramai Kembalikan Medali Olimpiade Paris 2024, Ada Apa?

Acara yang dibuka secara resmi oleh kedua menteri ini menampilkan kolaborasi istimewa antara Orkestra Simfoni Tchaikovsky Moskow dengan Gamelan Jawa dari ISI Yogyakarta.

Pertunjukan yang memadukan karya klasik Rusia dan tembang tradisional Jawa ini mendapat standing ovation dari 800 undangan yang hadir.

Kunjungan ini tidak hanya memperkuat ikatan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi kedua negara.

“Kami melihat potensi besar dalam pengembangan bersama industri kreatif, terutama di bidang seni digital dan ekonomi kreatif, “ujar Lyubimova dalam konferensi pers penutupan.

Kedua negara sepakat untuk segera menyusun roadmap kerja sama kebudayaan 2025-2030 yang akan mencakup setidaknya 20 proyek kolaboratif di berbagai bidang seni dan budaya.

Diharapkan kerja sama ini akan semakin mempererat hubungan people-to-people contact antara Rusia dan Indonesia di tahun-tahun mendatang. (Amy)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB