Daftar 3 Daerah yang Melarang Sekolah Gelar Study Tour

- Penulis

Rabu, 26 Februari 2025 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ pinterest

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/ pinterest

SUARAMUDA, SEMARANG – Study tour yang diselenggarakan pihak sekolah bukanlah hal yang baru. Dari tahun ke tahun, agenda kunjungan plus liburan bagi para siswa dan tentunya juga guru pun terus berlangsung.

Namun, setelah Pemerintah Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar Pranowo saat menjabat beberapa waktu melarang aktivitas study tour. Kini, beberapa kepala daerah lain juga melakukan pelarangan study tour.

Ada 3 pemerintah daerah yang melarang study tour, sebagai berikut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengambil kebijakan tegas di hari pertama menjabat Gubernur Jawa Barat (Jabar) dengan mencopot Siti Faizah dari posisinya sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Depok.

Setelah resmi dilantik hari ini Kamis (20/2/2025), Dedi mengaku langsung bekerja dan menonaktifkan Kepala SMAN 6 Depok.

Hal ini karena Kepsek tersebut mengadakan kegiatan study tour keluar provinsi yang sudah dilarang berdasarkan surat edaran gubernur.

Baca Juga :  Koruptor Timah Rp300 Triliun Hanya Divonis 6 Tahun Gegara Sopan, Pakar Hukum: Tak Bisa Jadi Alasan Dong!

“Saya langsung kerja, hari ini juga langsung kerja. Hari ini sudah ada keputusan tentang penonaktifan Kepala SMA Negeri 6 Depok karena dia melanggar surat edaran gubernur yang tidak boleh siswanya bepergian ke luar provinsi,” kata Dedi setelah dilantik di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (20/2/2025).

2.Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melarang karya wisata atau study tour dan wisuda di sekolah dari mulai Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMA sederajat.

Larangan tersebut diberlakukan karena ia tidak mau membebani orang tua murid. Sebab, ia mendapatkan banyak keluhan terkait adanya pungutan sekolah untuk kegiatan study tour ataupun acara wisuda di sekolah.

“Kepada seluruh kepala dinas, kepala sekolah di Provinsi Bengkulu, hari ini saya mencermati banyak sekali keluh kesah orang tua wali murid ketika menyekolahkan anaknya baik PAUD, TK, SD hingga SMA. Oleh karena itu, saya melarang untuk mengadakan study tour,” kata Helmi, Selasa (25/2) seperti dikutip dari detikSumbagsel.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Larang Study Tour Tapi Bupati dan Wali Kota Mengijinkan: Kebijakan yang Gak Sinkron, dong?

Helmi mengaku keputusan ini dibuatnya, karena mendapat banyak masukan dan saran dari masyarakat atau orang tua murid.

3. Pemerintah Provinsi Banten melarang kegiatan study tour bagi para siswa SMA sederajat ke luar wilayah Banten. Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, seusai mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (24/2/2025).

“Kepada semua sekolah, jangan ke luar kota, apalagi dengan situasi cuaca dan kondisi yang ada saat ini, maka study tour sekolah cukup di wilayah Banten saja,” kata Dimyati kepada wartawan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 22:54 WIB

Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB