Unjuk Rasa “Indonesia Gelap” di Depan Patung Kuda, Hilmi Anwar Sampaikan 5 Tuntutan ke Pemerintah

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, JAKARTA – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Gelap” di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2025) lalu.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat, terutama di sektor ekonomi dan pendidikan.

Salah satu orator dalam aksi ini, Hilmi Anwar, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menyampaikan lima tuntutan utama mahasiswa kepada pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami turun ke jalan bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk menyuarakan keresahan rakyat. Indonesia semakin gelap dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat. Kami mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata!” seru Hilmi dalam orasinya.

Baca Juga :  Santri PPRU Boyong Medali di Ajang Silat Internasional, Bikin Bangga!

Mahasiswa yang tergabung dalam aksi ini menyampaikan lima tuntutan utama, yaitu:

1. Mendesak pemerintah untuk mencabut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, karena dinilai dapat menghambat pendanaan sektor-sektor vital, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

2. Mengevaluasi seluruh program Makan Gizi Gratis (MBG) yang dinilai kurang tepat dalam realisasinya.

3. Mencabut pasal dalam RUU Minerba yang menyebutkan bahwa kampus dapat mengelola izin tambang, demi menjaga independensi akademik dan menghindari komersialisasi pendidikan.

4. Meminta pemerintah untuk segera mencairkan tunjangan dosen dan tenaga pendidik tanpa ada pemotongan atau hambatan birokrasi yang berbelit-belit.

Baca Juga :  #IndonesiaGelap! BEM SI Banjiri Jakarta, Demo Tuntut 5 Hal ini

5. Memprotes sikap inkonsistensi pemerintah dalam membuat kebijakan, yang sering berubah-ubah dan tidak memiliki kejelasan arah, sehingga merugikan rakyat.

Selama aksi berlangsung, para mahasiswa membawa spanduk dan poster bertuliskan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Mereka juga menggelar mimbar bebas untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka, serta membakar ban sebagai simbol “kegelapan” yang mereka rasakan akibat kondisi negara saat ini.

Hingga sore hari, aksi “Indonesia Gelap” berlangsung damai dengan pengamanan dari aparat kepolisian.

Para mahasiswa menegaskan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti sampai pemerintah memberikan respons nyata terhadap tuntutan mereka. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB