Evaluasi Pelaksanaan Keuangan APBD di Desa Balonggabus, Kabupaten Sidoarjo

- Penulis

Rabu, 8 Januari 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

POV: Gerbang masuk Desa Balong Gabus, Kabupaten Sidoarjo/ dok. pribadi

POV: Gerbang masuk Desa Balong Gabus, Kabupaten Sidoarjo/ dok. pribadi

Penulis: Ardita Kirana Putri, mahasiswa Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

SUARAMUDA, SEMARANG – Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) di Desa Balonggabus, Kabupaten Sidoarjo saat ini sedang menjadi perhatian publik.

Kendati pemerintah desa berusaha meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, namun masih banyak masalah yang perlu diatasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Problem dan Tantangan

Salah satu masalah utama adalah transparansi dan akuntabilitas. Laporan keuangan ini seringkali sulit diakses oleh masyarakat, sehingga menghambat partisipasi mereka dalam mengawasi penggunaan anggaran.

Selain itu, penggunaan teknologi informasi seperti Sistem Informasi Manajemen Keuangan Daerah (SIMDA) juga belum optimal karena keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia yang terampil.

Baca Juga :  Nama Bisa Jadi Bumerang: Mengapa Merek Usaha Bukan Sekadar Soal Kreativitas?

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi tantangan. Meskipun ada pelatihan bagi pegawai di bidang akuntansi dan keuangan, namun hasilnya belum sesuai yang diharapkan.

Masih banyak dijumpai pegawai yang juga belum bisa memahami sepenuhnya standar akuntansi pemerintah dan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Pengelolaan Dana Desa juga menghadapi berbagai masalah, termasuk penyalahgunaan dan kurangnya transparansi. Partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan penggunaan dana masih sangat minim. Imbasnya, tujuan dari program ini tidak tercapai secara optimal.

POV: view Kantor Kepala Desa Balong Gabus, Kabupaten Sidoarjo/ dok. pribadi

Pengakuan Warga

Tokoh masyarakat Desa Balonggabus, Ahmad, mengemukakan pemerintah desa perlu lebih transparan dalam pengelolaan anggaran agar masyarakat bisa ikut mengawasi.

Baca Juga :  Menanamkan Rasa Kebangsaan di Era Digital: Mengapa Pendidikan Kewarganegaraan Tak Boleh Diabaikan?

Warga masyarakat setempat, Siti, juga menyebut bahwa pelatihan yang lebih intensif untuk pegawai dan infrastruktur teknologi informasi yang memadai sangat diperlukan.

Dalam upaya perbaikan, pemerintah desa disarankan mengadakan forum rutin dengan masyarakat untuk membahas penggunaan anggaran, memperkuat infrastruktur teknologi informasi, dan terus melakukan pelatihan bagi pegawai. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa juga harus ditingkatkan.

Singkatnya, pelaksanaan keuangan APBD di Desa Balonggabus secara keseluruhan masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu segera diatasi.

Jadi, diperlukan komitmen yang lebih kuat dari semua pihak untuk memastikan pengelolaan keuangan publik yang lebih baik dan berkelanjutan. (Red)

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjinakkan Api, Membiarkan Asap: Normalisasi Bencana Kebakaran dan Bom Waktu Kesehatan Perkotaan
Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG
Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai
Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan
Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia
Profesionalisme: Seni Beradaptasi di Lingkungan Kerja
Palu Arit dan Bulan Bintang: Jalan Sunyi Sang Bolsyewik Mengawinkan Dua Poros Besar
Di Balik Tenda Pengungsian, Ada Rasa Aman yang Harus Dijaga
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:55 WIB

Menjinakkan Api, Membiarkan Asap: Normalisasi Bencana Kebakaran dan Bom Waktu Kesehatan Perkotaan

Senin, 21 September 2026 - 21:50 WIB

Menghemat Anggaran, Menekan Food Waste: Kantin Sekolah adalah Jalan Tengah MBG

Jumat, 18 September 2026 - 18:53 WIB

Filosofi “Haha-Hihi” Purbaya: Belajar Tenang di Tengah Badai

Kamis, 17 September 2026 - 08:25 WIB

Membaca dan Memahami: Jalan Menuju Keselamatan

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

Membaca Nalar Logis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 282/PUU-XXIII/2025: Lembaga Negara Tidak Memiliki Perasaan Seperti Manusia

Berita Terbaru

KABAR NUSANTARA

Madas Sedarah Soroti BPH Migas, Pertanyakan Ruang Suara DEM Madura

Selasa, 29 Sep 2026 - 10:03 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim. (Gambar: Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

KABAR NUSANTARA

Vonis Nadiem Makarim Turun Jadi 9 Tahun, Ini yang Berubah

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:44 WIB