Panama Rayakan 25 Tahun Pengalihan Terusan dari Amerika

- Penulis

Kamis, 2 Januari 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AFP/ VOA Indonesia

Foto: AFP/ VOA Indonesia

SUARAMUDA, SEMARANG — Dipenghujung tahun 2024, Panama merayakan ulang tahun ke-25 pengalihan terusan antarsamudra tersebut dari AS dengan acara yang sarat patriotisme.

“(Terusan) ini akan tetap di tangan kita selamanya,” ujar Presiden Panama José Raúl Mulino dalam pidato upacara perayaan, Selasa (31/12/2024).

Mulino dengan tegas menolak usul Donald Trump bahwa pemerintahan baru AS dapat mencoba untuk mendapatkan kembali kendali atas terusan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trump mengatakan dalam rapat umum bahwa AS “dengan bodohnya” menyerahkan terusan itu kepada sekutunya di Amerika Tengah. Ia menyatakan bahwa pengirim barang dikenakan biaya yang “konyol” untuk melewati jalur transportasi penting yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik.

Ditandatangani Mendiang Presiden AS Jimmy Carter

Dalam perayaan tersebut, Mulino mengenang mantan presiden AS yang baru saja meninggal, Jimmy Carter, yang menandatangani perjanjian pengalihan bersejarah tersebut.

Baca Juga :  Kremlin: Sanksi Barat Tak Mampu Hapus Peran Rusia sebagai Pemasok Utama Energi Dunia

Pada 31 Desember 1999, warga Panama turun ke jalan-jalan untuk berpartisipasi dalam aksi yang menandai dikembalikannya jalur perairan antarsamudra itu ke tangan Panama setelah dikelola AS selama 85 tahun.

AS membangun Terusan Panama pada awal 1900-an karena mencari cara untuk memfasilitasi transit kapal komersial dan militer di antara pantai-pantainya.

AS melepaskan kendali jalur perairan itu ke Panama pada 31 Desember 1999 untuk menghormati perjanjian yang ditandatangani pada 1977 pada masa Presiden Jimmy Carter.

Namun, Trump mengatakan bahwa begitu masa jabatan keduanya dimulai, “Jika prinsip-prinsip, baik moral maupun hukum, dari sikap murah hati untuk memberi ini tidak dipenuhi, maka kami akan menuntut agar Terusan Panama dikembalikan ke Amerika Serikat, secara penuh, cepat, dan tanpa pertanyaan.” Dia tidak menjelaskan bagaimana itu mungkin terjadi.

Baca Juga :  Konferensi Tentang Potensi Indonesia dan Peluang Kerjasama Indonesia-Rusia Sukses Digelar di Moskow

Panama adalah sekutu kuat AS. Terusan itu sangat penting bagi perekonomian negara itu, menghasilkan sekitar 20% dari pendapatan tahunan pemerintah.

Terusan Panma bergantung pada waduk untuk mengoperasikan pintu airnya. Pada 2023, terusan itu terimbas parah kekeringan di Amerika Tengah sehingga secara substansial harus mengurangi jumlah kapal yang menyeberang setiap harinya.

Dengan semakin sedikit kapal yang menggunakan terusan itu setiap hari, para administrator juga menaikkan biaya yang dibebankan kepada semua kapal untuk memesan slot penyeberangan.

Dengan cuaca yang kembali normal pada bulan-bulan terakhir tahun ini, transit di terusan itu kembali normal. Namun, diperkirakan masih akan terjadi kenaikan harga pada tahun depan. (Red)

Artikel ini telah terbit di voa Indonesia

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!
International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas
GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029
Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
EEF-2026: Kehadiran Internasional Tunjukkan Pergeseran Ekonomi Global, Barat Tak Lagi Sentral
Iran Tebar Ranjau Lagi di Selat Hormuz, Perang dengan AS Makin Memanas
Prabowo di Rusia: Samudra Pasifik Penghubung, Indonesia Tegaskan Posisi Non-Blok
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:09 WIB

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Minggu, 20 September 2026 - 08:36 WIB

International Youth Festival 2026: 10.000 Anak Muda dari 191 Negara Serukan Dunia Tanpa Batas

Minggu, 20 September 2026 - 08:25 WIB

GEKRAFS Buka Jalan Diplomasi Ekonomi Kreatif Indonesia di Rusia, Andre Septiyanto Pimpin DPLN 2026–2029

Sabtu, 12 September 2026 - 12:14 WIB

Mengapa Orang Kaya China Kini Mulai Pindahkan Duit ke Malaysia?

Rabu, 9 September 2026 - 07:53 WIB

Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB