Kebanjiran Pemudik Natal dan Tahun Baru 2025, Bandara Ahmad Yani Lakukan 2 Hal ini, Simak!

- Penulis

Minggu, 22 Desember 2024 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, SEMARANG – Sebanyak 115.000 orang diprediksi memasuki Kota Semarang dengan moda transportasi pesawat saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Jumlah ini meningkat tujuh persen dibanding hari biasa.

Merespons hal itu, Bandara Ahmad Yani Semarang melakukan 2 hal sebagai berikut.

1. Menambah 30 Penerbangan
Dilansir Kompas.com, pihak Bandara Ahmad Yani menambah 30 penerbangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Nataru 2024/2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami perkirakan sekitar 30 (extra flight) ya, nanti ada Garuda juga ada penambahan, kemudian dari (maskapai) lain juga ada penambahan,” tutur General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Fajar Purwawidada, usai pembukaan Posko Nataru di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Rabu (18/12/2024) lalu.

Baca Juga :  Gubernur Dedi 'Ngamuk', Tegas Larang Study Tour hingga Ratusan Kepala Sekolah Terancam Dicopot

Dia menyebut, jumlah penerbangan mengalami kenaikan 11 persen menjadi 970 penerbangan.

Sementara itu, untuk kargo ada peningkatan 9 persen menjadi 835 ton. Penambahan jadwal penerbangan juga dilakukan untuk memastikan kelancaran arus transportasi udara selama periode liburan Nataru.

2. Membuka Posko Nataru 2025
Bandara Ahmad Yani juga membuka posko Nataru 2025 untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat, yakni selama 19 hari, mulai 18 Desember hingga 5 Januari 2025.

Baca Juga :  Prabowo Gelar Rapat Terbatas Soal Tanggul Laut di Pantura Jawa, Apakah Termasuk Pesisir Semarang-Demak yang Jadi Langganan Rob?

“Posko Nataru 2024/2025 di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dinyatakan dibuka dan ini merupakan tempat bagi kita stakeholder dan ekosistem bandara untuk bersinergi, berkolaborasi, dan bekerja sama dalam rangka pengendalian dan pengawasan untuk operasional penerbangan,” imbuh dia.

Dia memprediksi puncak arus mudik Natal 2024 akan terjadi pada 22 Desember 2024, dengan jumlah penumpang mencapai 7.657 orang.

Lalu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 3 Januari 2025, dengan sekitar 6.350 penumpang. (Sumber: Kompas.com)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Senin, 21 September 2026 - 21:18 WIB

Wali Kota Semarang Resmikan TPU Pancasila Dukung FKUB Kota Semarang Jaga Toleransi Hingga Akhir Hayat

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB