Zanjabil sebagai Kata Gharib dalam QS. Al-Insan

- Penulis

Jumat, 13 Desember 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAMUDA, KUDUS– Secara bahasa gharib dari kata ‘garaba’ yang berarti jauh. Gharib adalah suesuatu yang samar dari perkataan.

Sedangkan Ilmu Gharibul Qur’an adalah ilmu yang secara khusus mempelajari penafsiran lafal-lafal yang samar dalam Al-Qur’an.

Dan itu menjelaskan makna yang ganjil atau tidak umum digunakan dalam sehari-hari serta makna dari kata-kata yang halus dan bernilai sastra tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gharib dapat dikaji dari segi lafadz dan makna. Ulama mutaqoddimin dan muthaakhirin terdapat perbedaan dalam mendefinisikan gharib Al-Qur’an.

Ulama mutaqoddimin mendefisikan jika gharib Al-Qur’an adalah ما عسرمعناه واحتاج الي البيان (kata yang sulit dan butuh kepada penjelasan) dan hanya terdiri dari 40 sampai 60 ayat dari 6236 ayat Al-Qur’an.

Adapun ulama muthaakhirin mendefinisikan gharib Al-Qur’an yaitu بيان الالفاظ القران (menjelaskan kata) serta terdiri dari jami’ al-Qur’an.

Salah satu contoh dari pada kata gharib dalam Al-Qur’an yaitu زنْجَبِيْلًاۚ pada QS. Al-Insan ayat 17.

وَيُسْقَوْنَ فِيْهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنْجَبِيْلًاۚ

Artinya : Di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.

Nama jahe hanya disebut sekali dalam Al-Qur’an yaitu pada surah al-Insan ayat 17, Di dalam surga itu mereka diberi minuman segelas (minuman) yang dicampurannya adalah jahe (zanjabil).

Zanjabil, Apakah Jahe?

Zanjabil adalah nama lain untuk jahe dalam bahasa arab. Karenanya dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyatakan bahwa jahe adalah salah satu bahan yang akan digunakan sebagai campuran minuman untuk penghuni surga, sebagai balasan atas segala kebaikan yang mereka lakukan sewaktu berada dalam kehidupan dunia.

Baca Juga :  Hadiri Peresmian Kampung Pramuka Kwarcab Kab. Tasikmalaya Ke-22, Utusan Kwarda DKI Jakarta Beri Apresiasi Luar Biasa!

Dalam al-Mu’jam al-Mufahras li alfadz al-Qur’anil karim disebutkan bahwa kata “zanjabil” dalam Al-Qur’an hanya disebutkan satu kali, yaitu dalam QS. Al-Insan ayat 17 pada jus 29. Berikut beberapa diantara analisis kata zanzabil secara makna :

نباتٌ عشبيّ هنديّ الأصل،له عروق تسري في الارض و يتولَّد فيها عُقَدٌ حِرّيفة الطعم،و تتفرّع هذه العروق من نبتٍ كالقصب(فارسيّة)

Tumbuhan herba asal India, mempunyai urat-urat yang menjalar ke dalam tanah dan menghasilkan ruas-ruas yang mempunyai rasa pedas (Persia).

نباتٌ‌ له عروق غلاظٌ‍‌ تضرب فى الأرض حِرِّيفةُ‌ الطعم. الخمرُ

Berwarna coklat kekuningan, merah gelap, merah anggur. Tumbuhan dengan urat tebal yang tumbuh di dalam tanah dan mempunyai rasa yang pedas.

ذكر اللّه جلَّ و عزَّ الزَّنجبيل في كتابه، فقال في خمر الجنة . و العرب تَصِف الزَّنْجَبيل بالطّيب، و هو مُسْتطاب عندهم جداً

Tuhan Yang Maha Kuasa menyebutkan jahe dalam kitab-Nya, dan Dia mengatakan itu adalah anggur surga. Orang Arab menggambarkan jahe sebagai sesuatu yang lezat dan sangat disukai oleh mereka.

مما يَنْبُت فى بلاد العرب بأرض عُمَان،و هو عُرُوق تَسْرِى فى الأرض، و نباته شبيه بنبات الزَّاسَن. و ليس منه شىء بَرّيّا،و ليس بشجر

Baca Juga :  Chelsya Reta Perkuat Julukan “Ratu Pargoy” Lewat Lagu Terbaru Muntir

Dari yang tumbuh di negara-negara Arab di tanah Oman, mempunyai urat-urat yang menjalar ke dalam tanah, dan tumbuhannya mirip dengan tumbuhan lili. Dan bukan tumbuhan yang liar, juga bukan pohon.

بقْلَةٌ‌ ورقُها كالخِلافِ‌ و قضْبانُها حمرٌ، تقتل الكلاب، و لذا أضيفت إليها

Dengan sedikit daun seperti batang kayu dan cabang-cabangnya berwarna merah, ia membunuh anjing, dan itulah sebabnya ia ditambahkan ke dalamnya.

Kemudian daripada itu berikut beberapa kata yang masuk dalam murodhif (sinonim ) zanjabil yaitu :

المُعَتَّقَة , السُّلَافَة , الرَّاحِ , الخَمْرِ, النَّبِيدُ , الصَّهْبَاء .

Adapun secara istilah zanjabil adalah :

ضرب من القرفة طيب الطعام يلذع اللسان، يربى بالعسل يستدفع به المضار، إذا مزج به الشراب فاق في الإلتذاذ.

Sejenis kayu manis yang baik untuk dimakan dan menyengat lidah. Dibumbui dengan madu dan menangkal hal-hal yang merugikan. Jika dicampur dengan minuman akan menambah kenikmatan.

Zanzabil merupakan kata yang termauk dalam golongan isim. Serta merupakan lafadz mu’arob (bukan lisanul arab yang di arabkan).

Ulama berselisih tentang lafadz mu’arab dalam Al-Qur’an. Ada yang mengatakan ada, ada walau sedikit bahkan tidak ada sama sekali. (Red)

Penulis: Sintia Yuliani Reseta Dewi, mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Institut Agama Negeri Kudus.

*** CATATAN: Mohon maaf atas (barangkali) terjadi kesalahan dalam pengunggahan potongan/ kutipan ayat Al Qur’an. Semua karena keterbatasan kami. (REDAKSI)

 

Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
Staycation Seru di Montera Glamping Lembang
Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”
MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak
TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium
FKUB Goes to School Sambangi SMA 12 Semarang: Saatnya Pelajar Jadi Penggerak Kerukunan!
Pameran Budaya Indonesia Tampilkan 400 Karya Seni dan Foto Nusantara di Rusia
Menyulam Kebhinekaan dalam Irama Borneo
Berita ini 52 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 18:44 WIB

Staycation Seru di Montera Glamping Lembang

Sabtu, 12 September 2026 - 15:04 WIB

Chiko Silitonga Tuangkan Kisah Personal Lewat Single “Sementara atau Selamanya”

Sabtu, 12 September 2026 - 11:54 WIB

MTQ Nasional XXXI di Jateng Tuai Apresiasi, Malam Ta’aruf Bikin Semarang Makin Semarak

Jumat, 11 September 2026 - 13:22 WIB

TEP UI Dorong Hilirisasi Pala Berbasis Riset Melalui Uji Laboratorium

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB