Penolakan Pra-MLB PBNU, Pondok Pesantren At-Tauhid Tegas Menolak Jadi Lokasi Acara

- Penulis

Rabu, 11 Desember 2024 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar yang diunggah di media sosial X @gusiclik

Tangkapan layar yang diunggah di media sosial X @gusiclik

Surabaya, SUARAMUDA
Rencana pelaksanaan Muktamar Luar Biasa (MLB) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang direncanakan pada 21-22 Desember 2024 terus menuai kontroversi.

Salah satu titik panas terjadi setelah beredar informasi bahwa Pondok Pesantren At-Tauhid, yang awalnya disebut-sebut sebagai lokasi pelaksanaan, resmi menyatakan penolakan.

Dalam sebuah potongan percakapan yang tersebar di media sosial, salah satu putra Mbah Kiai Mas Mansur Ndresmo menegaskan bahwa pondok mereka tidak bersedia menjadi tempat pelaksanaan acara.

“Berdasarkan informasi yang beredar terkait rencana pondok kami digunakan untuk acara Pra-MLB, seluruh keluarga besar AT-TAUHID telah sowan dan tabayun kepada Mbah Yai. Kami sudah mendengarkan semua penjelasan dari Mbah Yai, dan pada akhirnya seluruh keluarga besar menyatakan mboten kerso (tidak bersedia) pondok kami digunakan untuk acara tersebut. Mbah Yai sudah setuju untuk DIBATALKAN,” demikian bunyi pernyataan tersebut, yang diunggah (-red dalam bahasa Jawa) di media sosial X oleh akun @Gusiclik. Dilihat SUARAMUDA pada Rabu, 11/12/2024.

Sebagai tindak lanjut, pihak pondok juga menyampaikan permohonan maaf jika situasi ini telah menimbulkan keresahan.

“Saya akan segera sowan kepada Beliau. Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika hal ini menyebabkan kerepotan dan juga keresahan bagi Keluarga Besar At-Tauhid Ndresmo,” tulis tanggapan lanjutan dalam percakapan tersebut.

Sebelumnya, Presidium Penyelamat Organisasi dan MLB NU (PO & MLB NU) yang dipimpin KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam memang belum secara resmi mengumumkan lokasi pelaksanaan acara.

Namun, klaim sepihak bahwa acara tersebut akan digelar di salah satu pesantren tertua di Surabaya kini mendapat bantahan tegas.

Ketegangan ini semakin memperjelas minimnya dukungan terhadap rencana MLB NU. Mayoritas ulama dan pengurus Nahdlatul Ulama, termasuk Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, menolak keras rencana ini. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) PWNU di Surabaya pada Sabtu (30/11).

Gus Yahya menegaskan bahwa MLB tidak memiliki urgensi apapun dan dianggap sebagai upaya yang mengganggu integritas organisasi.

“PWNU-PWNU tadi mengatakan bahwa apapun upaya orang untuk mengganggu integritas organisasi akan mereka tolak, termasuk soal MLB ini,” ujar Gus Yahya.

Penolakan dari Pondok Pesantren At-Tauhid ini menjadi salah satu sinyal kuat bahwa rencana MLB PBNU menghadapi tantangan besar, khususnya dari kalangan pesantren dan ulama yang memprioritaskan persatuan dan integritas organisasi.

Baca Juga :  DKAC CBP dan KPP Sukorejo Gelar DIKLATAMA II: Mencetak Kader Militan dan Loyalis NU
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB