Ustadz Adi Hidayat Berikan Klarifikasi Isu Pengangkatan Sebagai Utusan Khusus Presiden

- Penulis

Rabu, 11 Desember 2024 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official saat berikan klarifikasi. Selasa, 10/12/2024

Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official saat berikan klarifikasi. Selasa, 10/12/2024

SUARAMUDA – Ustadz Adi Hidayat memberikan klarifikasi terkait rumor yang menyebut dirinya diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden menggantikan Miftah Maulana Habiburrahman atau dikenal dengan panggilan Gus Miftah.

Isu ini muncul setelah Gus Miftah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. Isu tersebut semakin viral di media sosial, bahkan ada narasi yang menyatakan bahwa Ustadz Adi Hidayat sudah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi hal ini, Ustadz Adi Hidayat, melalui akun YouTube resminya, @adihidayatofficial, menyampaikan klarifikasinya terkait isu tersebut. Selasa, 10/12/2024.

“Banyak yang bertanya, bahkan ada yang mengucapkan selamat dan doa. Namun saya tegaskan, isu tentang penetapan, pengangkatan, atau pelantikan saya sebagai Utusan Khusus Presiden tidaklah benar,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Dirinya juga menekankan bahwa banyak figur lain yang lebih pantas untuk mengisi posisi tersebut.

“Presiden memiliki hak prerogatif yang penuh untuk menentukan sosok terbaik yang dapat menjalankan tugas ini. Saya percaya beliau akan memilih orang yang lebih berwawasan dan berkualitas,” tambahnya.

Selain itu, Ustadz Adi Hidayat juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah yang membawa manfaat bagi bangsa.

Hati-Hati Akun Palsu
Dalam klarifikasinya, Ustadz Adi Hidayat turut menyoroti keberadaan akun-akun palsu di Instagram yang memanfaatkan namanya untuk menggalang donasi untuk Sunhaji si penjual es teh.

“Saya tidak pernah melakukan penggalangan donasi melalui akun-akun tersebut. Akun resmi saya hanya @adihidayatofficial. Saya harap kepada aparat penegak hukum apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan hukum untuk dilakukan penindakan sesuai dengan ketentuan undang-undang,” tegasnya.

Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga menyampaikan pesan khusus tentang sosok penjual es teh yang sempat viral di media sosial.

“Subhanallah, Allah SWT mengangkat derajat orang-orang dengan cara yang luar biasa. Bapak penjual es teh yang viral kemarin mendapatkan kemuliaan dengan cara yang tidak biasa. Si Fulan penjual es teh untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Adi Hidayat.

Kemudian sisi lain yang viral, juga dengan kasih sayang Allah berikan jalan untuk lebih baik. Ini juga pesan buat kita semua yang berceramah dan bertausyiah kembali mendomani aturan dalam mendakwahi, mendampingi umat pada hal baik dengan cara yang baik, tandasnya.

Baca Juga :  Buntut Perkara Es Teh, Gus Miftah Akhirnya Mundur sebagai Utusan Khusus Presiden
Follow WhatsApp Channel suaramuda.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor
Pergantian Posisi di JP Group dan Perhatian terhadap Energi Terbarukan
Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan
Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap
Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya
DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta
Bukan Cuma Urusan Pemerintah, IFSRC Buka Jalur Baru Diplomasi Indonesia–Tiongkok
GCI dan Masa Depan Hubungan Indonesia–Tiongkok Dibahas di Jakarta
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 19:25 WIB

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Minggu, 20 September 2026 - 09:39 WIB

Parpol Nonparlemen Tolak PT 5 Persen, Merasa Dijegal hingga Tuduh Koalisi Arogan

Jumat, 18 September 2026 - 16:42 WIB

Pajak Seller Marketplace Segera Dipungut, Seller Online Perlu Siap-siap

Jumat, 18 September 2026 - 09:01 WIB

Saat Tari Piring Bertemu Tarian Mandarin, IFSRC Bawa Diplomasi Indonesia–Tiongkok ke Panggung Budaya

Kamis, 17 September 2026 - 08:45 WIB

DPR Pertanyakan Rencana 200 Juta Rekening: Yang Belum Punya Rekening Cuma 15,3 Juta

Berita Terbaru

Bendera Partai Gerindra, PDIP dan Partai Golkar. (Ilustrasi: Pinterest)

KABAR NUSANTARA

Survei Poltracking: Gerindra 23,2 Persen, PDIP dan Golkar Mengekor

Rabu, 23 Sep 2026 - 19:25 WIB

Sumber foto: sindonews.com

KILAS GLOBAL

BRICS Masih Jadi Magnet Negara Berkembang, 45 Negara Pengen Gabung!

Senin, 21 Sep 2026 - 22:09 WIB